Mengharukan, Tiga Balita Kembar Mencari Ibu Mereka

Mengharukan Kisah Tiga Balita Kembar Mencari Ibu Mereka

Anak adalah anugerah dari yang Maha kuasa. Memilikinya menjadi kebahagiaan tersendiri yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Rasanya, selalu kurang kasih sayang yang diberikan untuk buah hati tercinta.

Melihat tumbuh kembang anak menjadi momen paling berharga. Tak jarang air mata haru keluar melihat kepandaiannya yang meningkat dari hari ke hari. Segala usaha tak luput dilakukan agar sang anak terjaga.

Belai lembut dan kecup hangat diberikan bertubi-tubi. Keringat sendiri tak dirasa asal anak bahagia. Itulah perjuangan orang tua demi kebahagiaan anak-anaknya.

Namun, ketiga anak kembar di Tiongkok ini tidak merasakan kasih sayang orang tua macam itu. Tiga bocah kembar berusia lima tahun ini sudah sejak bberapa waktu lalu berkeliling kota Tiongkok. Tujuan mereka adalah untuk mencari sang ibu yang pergi meninggalkan mereka.

Mereka membawa selebaran yang dibagikan pada orang-orang di jalan. Selebaran tersebut berisi pemberitahuan orang hilang. Ketiganya terlihat sibuk berlalu lalang di kawasan Shenzhen, Tiongkok.

Kisah Tiga Balita Kembar Mencari Ibunya

Ibu dari ketiga anak ini bernama Han Xinghua (27). Ia terindikasi sudah meninggalkan anak-anaknya sebanyak dua kali. Ia pergi begitu saja tanpa alasan pasti.

Han tidak memiliki masalah dengan sang suami. Saat pergi dari rumah, Han membawa anak perempuannya yang bernama Hanhan. Anaknya tersebut masih berusia 2,5 tahun.

Ketiga bocah kembar tersebut turun ke jalan demi membawa misi serius; menemukan sang ibu. Namun, wajah mereka tetap menampakkan kegembiraan khas anak-anak.

Kehadiran tiga bocah kembar ini menjadi pusat perhatian tersediri untuk warga setempat. Banyak warga yang tertarik untuk mengambil gambar ketiga bocah kembar ini. para warga lantas menyebarluaskan potret ketiga bocah tersebut ke jejaring sosial ataupun media sosial.

Kisah mengharukan ketiga anak kebar ini hendaknya bisa menjadi pembelajaran berharga bagi siapapun kita sebagai orang tua agar tidak menyia-nyiakan merawat anak yang telah diamanahkan oleh Tuhan berupa anak untuk tetap dijaga dan diberikan pendidikan yang baik dalam masa pertumbuhan mereka.

Baca Juga: [Kisah] Jenderal Hoegeng Banting Pintu Menolak Suap

Jangan Pernah menyakiti hati sang buah hati kita dengan cara yang tidak layak, karena bagaimanapun juga apa yang mereka jalani, apa yang mereka perbuat merupakan hasil didikan para orang tuanya. Saat timbul rasa ingin meninggalkan mereka, pikirkan kembali alasan awal mengapa begitu ingin memiliki mereka. Bayangkan betapa banyak sekali diluaran sana orang yang setiap detik waktunya hanya untuk berdo’a memohon agar segera diberikan anak keturunan dalam keluarganya namun hingga kini belum berhasil.

loading...