3 Pesan Soeharto yang Diungkap Prabowo Di Acara PKS

1212

Prabowo Ungkap Tiga Pesan Soeharto Di Hadapan Ratusan kader PKS

Prabowo Subianto
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto

Prabowo Subianto ketua Umum DPP partai Gerindra saat hadir pada acara PKS, Selasa (12/1). Dihadapan ratusan kader partai PKS,  Prabowo blak – blakan mengungkap pesan dari mendiang mantan mertuanya yang juga mantan Presiden Ke-2 Ri Bapak Soeharto, kepada dirinya terkait nilai -nilai yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ituHadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016).saat mengungkap cerita lama yang ia alami bersama mendiang Soeharto.

Prabowo Mengakatan, Soeharto Pernah menyampaikan pesan saat dirinya ketika hendak berangkat menjalankan tugas ke daerah operasi. saat itu Prabowo masih bertugas sebagai tentara berpangkat mayor.

“Sebelum berangkat tugas, saya dipanggil mertua saya Pak Soeharto. Harapan saya dikasih sangu (bekal),” ucap Prabowo di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016).

Harapan Prabowo mendapatkan uang saku dari ayah mertuanya pupus. Dalam pertemuan yang berlangsung tidak sampai lima menit itu, Prabowo hanya mendapatkan nasihat atau wejangan.

Bowo, mau berangkat tugas? Saya titip tiga hal. Ojo lali, ojo dumeh, ojo ngoyo (jangan lupa, jangan sombong, jangan memaksakan diri). Mengerti? Siap, saya jawab. Selamat bertugas,” ucap Prabowo menirukan pesan bapak mertuanya itu.

Saat pulang menemui prajurit yang dia pimpin, Prabowo mendiskusikan pesan tersebut. Kemudian dia menuliskan pesan dari Soeharto itu di atas peta daerah operasi.

Prabowo memaparkan inti tiga pesan tersebut. Ojo lali, artinya agar manusia tidak lupa ajaran agama, militer, sosial budaya dan terpenting ajaran orang tua.

Ojo dumeh, kata dia, memiliki arti agar manusia menghindari sikap sombong. “Begitu sombong, lengah, lalu hancur,” tutur mantan suami Titiek Soeharto itu

Pesan Ketiga dari Alm. Bapak Soeharto, yakni ojo ngoyo yang memiliki arti jangan terlalu memaksakan diri. “Kalau sudah berjuang keras dan itu hasil yang didapat. Jangan paksakan diri. Saudara akan tetap seimbang, sejuk, damai,” ucap Prabowo.

Itulah tiga pesan yang diterima Prabowo dari mantan Presiden RI Ke-2 Soeharto, disampaikan olehnya dengan nada lantang dihadapan ratusan kader pada kesempatan itu. kini pesan dari bapak pembangunan ini bukan lagi hanya untuk prabowo melainkan juga bisa kita resapi bersama sebagai pemimpin, tidak terbatas hanya pada pemimpin negara, melainkan dari berbagai sisi kepemimpinan terutama memimpin diri sendiri.