Tips Ngecas Smartphone

Tips ngecas smartphone – Pada zaman yang penuh dengan teknologi modern saat ini, siapa sih yang tak kenal dengan smartphone atau ponsel pintar? Bahkan, hampir setiap orang, dari anak-anak hingga orang tua pun tak lepas dari smartphone. Berbagai aktivitas dengan menggunakan smartphone, membuat ponsel pintar ini butuh makan daya baterai yang cukup besar. Jika kita bisa ngecas ponsel dasar (feature phone) sekali untuk beberapa hari, smartphone butuh di- ngecas berkali-kali bahkan dalam satu hari.

Memang, dengan kepintarannya, si empunya smartphone tentu akan lebih sering menggenggam dan menggunakan smartphone sehingga baterai yang digunaka pun terus berkurang dan perlu diberi makan terus-terusan. Intensitas pemakaian yang sering membuat baterai juga sering dicas. Nah, kamu juga harus tahu bagaimana cara ngecas smartphone yang baik agar bateraimu tidak cepat rusak.

Sebelumnya kami juga pernah membahas bagaimana cara men-charger handphone yang benar, baca: Cara Charger Handphone Yang Benar, Kamu Wajib Tahu!

Selanjutnya, berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu hindari ketika ngecas smartphone milik kamu, catat yaa….

1.Hindari memakai charger yang bukan pasangan smartphone-mu
Yang dimaksud dengan charger yang bukan pasangan smartphone-mu bisa jadi charger bajakan, charger smartphone lain, atau charger tablet. Saat ini, dengan banyaknya jenis smartpone, terkadang charger yang satu dapat digunakan untuk segala jenis smartphone.

Nah, itulah yang harus kamu hindari. Meskipun terlihat mirip dan dapat digunakan bersama, masing-masing smartphone telah diciptakan dengan pasangan chargernya masing-masing. Tujuannya apa? Untuk ngecas smartphone tersebut dengan kapasitas baterai yang ada di perangkat. Pastinya kamu tahu, jika kapasitas baterai antar-smartphone berbeda, apalagi dengan kapasitas baterai pada tablet. Ukuran ampere masing-masing charger perangkat pun berbeda. Biasanya, pada tablet, ukurannya lebih besar.

Kalau kamu masih memaksakan memakai ngecas mengunakan yang bukan jodoh smartphone-mu, itu akan mengurangi kinerja baterai dan menjadikannya lebih cepat haus. Jadi, hindarilah kebiasaan satu cassan untuk semua hp.

2.Hindari menggunakan powerbank selain keadaan darurat
Ini nih, perkembangan teknologi yang semakin canggih memang semakin menawarkan kemudahan bagi pengguna teknologi, termasuk pengguna smartphone. Berawal dari adanya masalah baterai habis di perjalanan dan tidak ada tempat untuk ngengecas, diciptakanlah sebuah produk bernama “powerbank”. Dengan powerbank, kamu tidak perlu mencari colokan untuk ngecas smartphone kamu. Tapi, tunggu dulu.

Dengan adanya powerbank, kamu tidak bisa terus-terusan mengandalkannya. Kamu harus ingat tujuan powerbank dibuat untuk keadaan darurat ketika kamu butuh smartphone-mu menyala dan baterai drop dan tidak ada colokan ngecas. Selain dalam keadaan itu, kamu jangan bermanja-manja menggunakan powerbank untuk ngecas smartphone-mu.
Daya yang dialirkan powerbank tidak sepenuhnya stabil dan sesuai dengan spesifikasi smartphone. Apalgi sekarang banyak beredar powerbank dengan kualitas rendah. Kamu harus benar-benar telaten ngecas tanpa powerbank.

Hal ini hampir mirip kasusnya dengan ketika kamu ngecas smartphone menggunakan kabel data yang dihubngan ke laptop atau PC. Arus listrik dan daya dari laptop atau PC tidak dirancang untuk mengalirkan daya ke smartphone. Jadi, ibaratnya, kamu memaksakan hal yang tidak semestinya. Oleh karena itu, hindarilah.

3.Hindari ngecas Hp semalaman
Loh, katanya mitos kalau mngecas semalaman dapat mempercepat usia baterai rusak? Kan sekarang smartphone sudah dilengkapi fitur over ngecas protection, jadi ketika baterai sudah full, smartphone akan otomatis memutus arus listrik.
Ya, memang benar. Tapi, beberapa riset membuktikan bahwa kualitas baterai akan terjaga ketika kamu ngecas tidak sampai 100 persen, cukup sampai 80—90 persen saja. Oleh karena itu, cobalah menghindari kebiasaan ngecas semalaman untuk memperpanjang usia baterai smartphone-mu.

4.Hindari keadaan kosong baterai terlalu lama
Nah, seperti yang saya katakan di awal, kamu memang harus telaten dengan smartphone-mu. Rawatlah ia dengan baik. Ketika ada peringatan baterai low, segeralah lakukan pengecasan. Membiarkannya kosong terlalu lama, bahkan sampai 0 persen tidak memberikan keuntungan apapun. Yang ada justru kerugian karena kemungkinan terburuk sel baterai akan kehilangan kemampuan menyerap daya dari alat pengecas.

Pada umumnya, ketika kondisi baterai dibawah 40 persen, kamu akan diberi peringatan agar segera melakukan pengisian baterai. Jangan tunggu sampai smartphone kamu mati. Ketika daya menunjukkan kisaran 15 sampai 35 persen, segeralah ngecas smartphone kamu. Itu adalah pengisian daya terbaik menurut beberapa riset.

5.Hindari memainkan smartphone saat sedang ngecas
Saking asyiknya main game, kamu tidak mempedulikan baterai smartphone akan habis. Biasanya, kamu akan segera mengambil charger, lalu mengecas-nya, dan melanjutkan bermain game. Ini adalah kebiasaan yang tidak baik. Saat melakukan ngecas, usahakan smartphone kamu istirahat. Bayangkan saja saat pengisian baterai tersebut adalah saat smartphone akan makan untuk menambah energi. Memainkannya berarti mengganggunya makan dan mengganggunya mengambil asupan energi. Yang ada smartphone kamu tidak akan kenyang meski dilakukan pengisian yang lama. Ini dapat merusak smartphone kamu dan juga baterai kamu lho.

Oleh karena itu,usahakan ketika kamu melakukan charging, smartphone kamu dalam keadaan tenang dan diam. Cobalah untuk menahan diri agar tidak bermain dengan smartphone terus-menerus. Ketika baterai sudah terisi lagi, kamu bisa menggunakannya kembali.

Jadi, intinya adalah, kamu harus sabar dan telaten dalam merawat smartphone kamu. Penggunaan dan perawatan yang keliru hanya akan merusak hp milik kamu. Semoga tips ngecas smartphone serta menghindari hal-hal di atas ketika melakukan pengecasan dapat benar-benar kamu aplikasikan dan bermanfaat memperpanjang usia baterai dan smartphone-mu.