6 Kelebihan Serta Kekurangan Tanah Kavling

8409

Kelebihan dan Kekurangan Tanah Kavling Serta Tipe – Tipe Tanah Kavling

Tanah Kavling – sebelum ke pembahasan mengenai tanah kavlingan Tahukah anda apa yang di namakan tanah kavling? Menutur KBBI, tanah kavling adalah tanah yang sudah di petak-petak dengan ukuran tertentu dan siap untuk didirikan sebuah bangunan di atasnya. Tanah kavling akan anda jumpai dalam sebuah komplek perumahan dengan ukuran dan posisi tertentu. Disini saya akan memberikan pembaca semua gambaran tentang kelebihan dan kekuranagn serta tipe-tipe tanah kavling yang ada.

Kelebihan Serta Kekurangan Tanah Kavling

Secara teoritis, tanah kavling dibedakan menjadi 6 tipe, apa saja itu? Langsung saja saya ulas dengan kelebihan serta kelemahannya.

#1. Cul De Sac Lot
Dalam bahasa perancis, Cul De Sac Lot adalah jalan Buntu. Sesuai dengan namanya tanah kavling ini terletak di ujung jalan buntu. Kelebihan dari tipe tanah kavling ini adalah dari segi keamanan, bagian dari depan yang sempit membingungkan pencuri kalau sudah terpojok di jalan buntu. Bagian belakang tanah kavling ini melebar. Rumah yang di bangun di atas tanah kavling ini akan terkesan sederhana dan damai, karena bagian depan yang sempit sehingga tidak butuh banyak ornamen tambahan di depan namun tetap luas di belakang. Terkesan simple dan nyaman unutk tempat tinggal.

Kelemahan dari tanah ini adalah masalah area parkir, karena bagian depan yang sempit maka anda akan kesusahan saat ada tamu berkunjung memenuhi area depan anda. Apalagi jika tamunya banyak dan mayoritas memakai mobil semua, tentu saja anda akan kerepotan untuk mengatur parker teman-teman anda. Solusinya adalah pergi ke tetangga anda dan pinjam baik-baik area parker tetangga anda. *jaga silaturahmi dengan tetangga agar mereka siap membantu kita kapan saja, karena tetangga adalah saudara kita yang paling dekat..

#2. Interior Lot
Tipe tanah kavling ini adalah yang paling umum, tipe cluster yang terletak di tengah deretan kavling dalam satu blok. Kelebihannya adalah lebih private dan tidak terlalu berisik dibandingkan dengan tipe Corner Lot. Selain itu dari segi keamanan juga bagus, karena hanya mempunyai satu jalur akses. Rumah yang berdiri di atas tanah kavling ini memerlukan sedikit maintenance dibandig yang lain.

Kelemahanya adalah karena hanya satu jalan akses yaitu ke depan, jadi orang-orang yang tinggal di dalamnya terkadang jenuh hanya bisa memandang 1 view saja yaitu ke depan. Masalah ventilasi udara dan sirkulasinya juga harus jadi perhatian yang lebih.

#3. Intersection Lot
Di Indonesia sendiri khususnya jawa, tipe kavling ini sering di sebut sebagai rumah tusuk sate karena letaknya berada di ujung jalan yang kanan kirinya ada jalan lagi. Kelebihannya adalah dari segi view, jika keluar dari rumah maka pandangan yang luas akan kita dapatkan. Lokasi tanah kavling ini sangat cocok sekalai untuk lahan komersil, karena dari jauh sudah bisa terlihat, sehingga menyita perhatian jika saja di beri ornamen lain di bangunan tersebut.

kekurangannya adalah kurang cocok untuk tempat tinggal karena pasti penghuninya akan sering terganggu oleh lampu-lampu kendaraan yang melintas pada malam hari. Selain itu, tanah kavling ini kurang aman dan rawan kalau dilihat dari lalu lintas yang ada di muka rumah.

#4. Corner Lot
Lebih di kenal dengan sebutan tanah hoek atau tanah sudut, sebagian orang menghindari tanah tipe ini tapi sebagian lagi justru mencari tanah ini alasannya karena tanah hoek memiliki luas lebih tinimbang tanah tipe interior.

Kelebihan dari tipe ini adalah cocok untuk tempat tinggal karena sirkulasi udara yang lebih baik dibandingkan dengan tipe cluster. Selain itu tanah ini juga cocok sekali jika di jadikan sebagai lahan komersil, karena area parkir luas dan memiliki dua muka (pintu masuk).

Kekurangan dari tipe ini adalah kondisi lingkungan yang berisik apalagi jika berada di persimpangan jalan. Untuk perawatannya sendiri agak lebih ribet dibandingkan dengan yang lain, dan perlu maintenance yang tinggi. Dari segi keamanan bisa dikatakan riskan ya.. alasannya karena memiliki dua pintu dan lingkungan yang ramai.

#5. Key Lot
Key dalam bahasa Indonesia artinya kunci, sudah jelas dari namanya tanah ini berada di tengah-tengah kavling yang lain dan terlihat seperti mengunci tanah kavling yang lain.

Kelebihanya adalah bentuknya yang memanjang ke belakang, dan area parkir yang luas. Kondisi lingkungan lebih tenang dibandingkan tipe Corner Lot dan hanya sedikit memerlukan maintenance. Dari segi keamanan juga cukup terjamin karena hanya memiliki satu akses masuk.

Kekurangannya adalah dekat dengan septitank tetangga *haha.. perlu diperhatikan juga untuk sirkulasi udaranya ya. Selain itu view yang di dapat hanya satu arah saja.

#6. Flag Lot
Untuk tipe tanah yang satu ini, memang tergolong sedikit langka. Pasalnya jarang di temukan tanah yang berbentuk L di dalam sebuah perumahan. Untuk kelebihannya adalah lebih aman karena mudah diawasi dan dari kacamata fengshui *katanya loh posisinya bagus, mengantung di belakang. Kekurangannya adalah kurang komersial dan tidak ada akses langsung ke jalan utama.

Demikian sekilas kelebihan serta kekurangan Tanah Kavling dan info tipe-tipe tanah kavling yang ada, untuk para pembaca silahkan menimbang-nimbang mana yang cocok untuk anda, cocok di kantong juga ya. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf bila ada penulisan yang salah. salam ceria

Artikel by : Rahayu Wilujeng Property Agent Yogyakarta

Baca Juga Artikel Properti Lainnya :

Contoh Surat Perjanjian Sewa Menyewa Rumah