9 Fakta Menarik Raja Thailand yang Baru Saja Meninggal

800

Fakta Menarik Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej

Raja Thailand
Foto Saat Raja Bhumibol menyampaikan pesannya pada seluruh masyarakat Thailand agar bisa menjaga stabilitas negara. Hal tersebut Penting demi keamanan Thailand (AFP Photo/Indranil Muherjee)

Rakyat Thailand sedang berduka. Rajanya, Bhumibol Adulyadej telah meninggal. Raja Bhumibol meninggal pada 13 Oktober 2016, di Rumah Sakit Siriraj, pukul 15.52 waktu setempat. Sang Raja meninggal dalam usia 88 tahun.

Pemerintah Thailand melalui Perdana Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan Ocha, mengumumkan masa berkabung untuk menghormati Sang Raja. Berikut fakta-fakta menarik tentang Raja Bhumibol.

1. Menyaksikan 17 Aksi Kudeta

Seperti diketahui Thailand adalah negara yang kerap dilanda konflik politik. Pemerintahan yang dipimpin perdana menteri jarang yang langgeng. Mereka jatuh silih berganti. Ada hubungan yang selalu tegang antara politisi sipil dengan militer. Kudeta pun seakan jadi tradisi. Aktor utamanya selalu militer.

Semasa berkuasa hingga meninggal pada 13 Oktober 2016, Raja Bhumibol sudah menyaksikan 17 aksi kudeta. Kudeta yang dilakukan para jenderal militer terhadap pemerintahan sipil. Dalam 10 tahun terakhir saja, sudah 2 kali kudeta yang terjadi. Pertama kudeta terhadap PM Thaksin Shinawatra pada 2006 dan kedua terhadap PM Yingluck Shinawatra yang terjadi pada 2014.

2. Masa Berkabung 1 Tahun

Kamis malam, 13 Oktober 2016, sesaat setelah Raja Bhumibol meninggal, PM Thailand, Prayut Chan Ocha mengumumkan masa berkabung bagi rakyat Thailand untuk mengenang wafatnya sang Raja. Masa berkabung, bukan tiga atau tujuh hari. Tapi masa berkabung untuk menghormati sang Raja berlangsung sampai satu tahun.

Dalam pengumumannya PM Prayut Chan Ocha meminta rakyat Thailand untuk memasang bendera setengah tiang yang dinaikan selama 30 hari penuh.

3. Hiburan Dilarang Selama Satu Bulan

Selain mengumumkan masa berkabung selama satu tahun, PM Prayut Chan Ocha juga mengeluarkan keputusan, segala bentuk hiburan atau bunyi-bunyian dilarang dipentaskan. Larangan diberlakukan selama 30 hari penuh untuk menghormati kepergian sang Raja.

4. Menjadi Raja selama 70 Tahun

Raja Bhumibol naik tahta jadi Raja pada tahun 9 Juni 1946. Artinya sampai meninggalnya pada 13 Oktober 2016, Bhumibol jadi Raja Thailand selama 70 tahun 126 hari.

5. Naik Tahta Pada Usia 19 Tahun

Pada 9 Juni 1946, Raja Bhumibol ditetapkan sebagai Raja Thailand dengan gelar Raja Rama IX. Raja dengan nama lengkap Bhumibol Adulyadej lahir pada 5 Desember 1927. Ia menikah dengan Ratu Sirikit pada 28 April 1950. Bhumibol naik tahta dalam usia 19 tahun.

6. Lahir di Amerika Serikat

Siapa sangka Raja Bhumibol yang begitu dihormati rakyat Thailand lahir di negeri orang. Bhumibol, ternyata tak lahir di Thailand. Ia lahir di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, pada 5 Desember 1927. Ayahanya adalah Mahidol Adulyadej. Bhumibol jadi raja setelah menggantikan kakaknya, Raja Ananda Mahidol atau yang bergelar Rama VIII.

7. Raja yang suka Motret

Ternyata Raja Bhumibol selama hidupnya punya hobi favorit. Ia penyuka fotografi. Ia selalu menenteng kamera, untuk memotret. Selain hobi memotret, Raja Bhumibol juga punya hobi lain yakni mengarang dan menerjemahkan buku.

8. Penyuka Musik Jazz
Hobi lainnya Raja Bhumibol selain fotografi, mengarang dan menerjemahkan, adalah mendengarkan musik. Musik favoritnya yang selalu didengarkan adalah musik jazz. Ya, Bhumibol dikenal sebagai penggemar musik jazz. Bahkan ia didapuk jadi anggota kehormatan Institut Musik dan Seni Wina, Austria. Selain suka jazz, Bhumibol juga penggemar lagu-lagu kontemporer.

9. Seorang Atlet

Siapa nyana, jika Raja Thailand, Bhumibol yang sangat disegani oleh rakyat Thailand adalah seorang atlet. Bhumibol semasa mudanya pernah jadi atlet. Dia atlet olahraga berlayar. Bahkan pernah ikut Sea Games di Manila Filipina pada tahun 1967. Dan yang mencengangkan, Bhumibol sukses mempersembahkan medali emas bagi negaranya.