9 Tips Bersikap Saat Kamu Dibully

9990

Pasti sudah tak asing lagi dengan istilah “bullying”. Bullying merupakan penindasan yaitu tindakan yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk menyakiti orang lain melalui kekerasan, baik melalui tindakan langsung seperti dipukul, atau melalui ucapan seperti menghina, mengejek bahkan akhir-akhir ini bullying melalui media sosial. Misalnya saja melalui ketikan-ketikan pada status di akun facebook, twitter, instagram menghina orang lain, atau berkomentar pedas terhadap postingan orang. Banyak orang dibully karena bentuk fisiknya maupun kepribadiannya. Misalnya mereka yang mempunyai tubuh gendut, berkulit hitam cacat fisik, berkepribadian tertutup, pendiam dan pemalu.

Tips bersikap saat di Bully
Bully Ilustration – Foto Via Google image

Pem-bully-an yang sudah sering terjadi ini, seringkali membuat korban bullying menjadi gerah dan sakit hati. Bagi mereka yang belum tahu bagaimana menghadapi para pem-bully tentunya akan berdampak buruk bagi korban seperti stress ataupun depresi. Atau karena sakit hati, maka korban Pem-bully-an akan melakukan aksi balas dendamnya kepada orang lain, sehingga korban Pem-bully-an ini akan semakin banyak. Pem-bully-an ini dapat terjadi mulai dari lingkungan sekolah, rumah, maupun tempat kerja. Nah, kali ini penulis ingin memberikan beberapa Tips bagaimana bersikap saat dibully. Apa saja Tipsnya?, ini dia:

1.Jangan sok cari perhatian
Hal pertama agar kamu terhindar dari bully-an adalah jangan sok cari perhatian. Misalnya, ketawa keras-keras di depan kakak tingkat atau memakai pakaian seksi di depan umum dengan tujuan agar semua mata tertuju padamu. Bukannya mereka akan memujimu, tapi justru kamu akan jadi target pem-bully-an mereka. Bersikap yang natural saja, karena orang lain akan menghargaimu kalau kamu bersikap apa adanya.

2.Jangan Takut
Hal pertama yang harus kamu lakukan saat di bully adalah Jangan Takut. Sasaran utama mereka adalah orang penakut, pem-bully biasanya akan terus mem-bully mereka yang kelihatan penakut. Maka, ketika kamu di bully jangan merasa takut. Jika kamu punya keberanian lebih, gertak mereka balik, katakan pada pem-bully “Berhenti mem-bully”. Bahwa kamu bukanlah orang yang pantas di bully. Ingat menggertak mereka balik bukan berarti kamu membalas bully-an mereka. Kalau kamu membalas mereka, kamu sama saja dengan mereka si tukang pem-bully. Tapi, jika kamu tidak punya keberanian lebih untuk menggertak balik, kamu cukup bersikap “jangan takut”, jangan jadikan alasan kamu tidak berani keluar kelas atau rumah. Tetap bersikap sopan dan ramah kepada semua orang.

3.Jangan Membalas
Ingat kata pepatah “kebencian tak akan berakhir apabila dibalas dengan kebencian. Tapi kebencian akan berakhir apabila dibalas dengan tidak membenci”. Jangan pernah sekali-kali, karena kamu sakit hati lalu membalas mereka dengan mem-bully juga. Kalau kamu membalas dengan mem-bully, dan mereka membalas lagi dengan mem-bully, maka kalian akan saling mem-bully. Dan ini tak akan pernah selesai. Tapi, kalau kamu bersikap baik menghadapi bully-an mereka, maka mereka akan sungkan terhadapmu, karena sikap baikmu kepada mereka. Maka mereka perlahan-lahan berhenti mem-bully mu. Jangan sekali-kali punya dendam kepada mereka yang pernah mem-bully mu.

4.Jangan Ragu Meminta Maaf
Kebiasaan orang merasa gengsi untuk meminta maaf, apalagi kepada mereka yang lebih muda. Atau takut meminta maaf kepada mereka yang lebih tua. Kalau kamu merasa bersalah, atau bersikap yang membuat orang lain merasa terganggu, segera minta maaf dan jangan ragu untuk mengatakan maaf. Dan gunakan bahasa dan sikap tubuh yang sopan, halus dan ramah, jangan terkesan menantang.

5.Percaya Diri dan Kenali Potensi Diri
Sikap percaya diri itu penting. Kalau kamu kurang percaya diri (minder) dan merasa tidak punya potensi apa-apa, merasa rendah diri dan tidak berdaya, kamulah salah satu sasaran pem-bully-an. Kamu akan dijadikan bahan olok-olokan atau ejekan teman-temanmu. Tapi, jika kamu punya rasa percaya diri yang tinggi, yakin dengan hal-hal positif yang kamu lakukan orang lain pasti akan menghargaimu. Mulailah mengenali potensi atau kelebihan yang kamu miliki, sehingga kamu mampu mengembangkan kelebihanmu itu, sehingga menjadi suatu prestasi.

6.Gunakan Humor
Cara ketiga ini dapat kamu lakukan agar si pem-bully tidak merasa bahwa kata-kata mereka berhasil menindas kamu. Misalkan, ketika kamu di bully karena badan kamu kurus dan pendek, katakan saja kepada mereka “tenang, obat penggemuk dan peninggi badan masih banyak, besok deh aku gemukin dan tinggiin badan”. Jadikan ucapan mereka sebagai bahan bercandaan, sehingga kamu tidak merasa sakit hati.

7.Cari Banyak Teman
Pem-bully biasanya akan mem-bully orang-orang pendiam, penyendiri, penakut dan yang tak punya teman. Oleh sebab itu, bukalah diri kamu untuk menjalin pertemanan dengan banyak orang. Jangan terlalu menutup diri, ketika ada orang yang ingin berteman denganmu dan jangan suka menyendiri. Bertemanlah dengan siapa saja, jangan membeda-bedakan status sosial dan SARA. Tetapi tetap harus berteman dengan orang-orang yang membawamu ke hal-hal yang positif. Maka, jikalau kamu di bully maka teman-temanmu otomatis akan membela dan melindungimu.

8.Ikut Berbagai Kegiatan
Dengan mengikuti banyak kegiatan kamu akan punya banyak teman, mulai dari kakak tingkat hingga adik tingkat. Tunjukan keterampilan dan keaktifanmu dalam kegiatan yang kamu ikuti. Sehingga mereka akan lebih mengenal kamu, termasuk mengenal sisi positif yang kamu miliki. Dengan begitu mereka akan menyukaimu dan kamu tidak akan dibully.

9.Laporkan kepada pihak yang berwenang
Ketika kamu sudah tidak bisa menghadapi bully-an si pem-buly, hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah melaporkan kepada pihak yang berwenang. Kamu bisa menceritakan kepada orang tuamu, atau kepada guru-guru di sekolah. Dan jika bully-an yang dilakukan sudah sampai kepada kekerasan atau pencemaran nama baik, bisa dilaporkan ke ranah hukum dengan mengumpulkan bukti-bukti.

Sekian, Tips-tips bersikap saat dibully. Jika kamu adalah salah satu korban dari pem-bully-an, hadapi mereka dengan hal-hal yang baik. Jangan hanya karena sakit hati, kamu menjadi pem-bully untuk membalas dendam, jangan melampiaskan sakit hatimu dengan menyakiti diri sendiri atau orang lain. Ayo, tunjukan pada mereka yang pernah mem-bully¬ mu, bahkan kamu bukanlah orang yang pantas dibully dengan prestasi dan keberhasilan yang telah kamu capai. Sekian Tips yang dapat penulis berikan. Semoga bermanfaat.

Buat teman-teman yang ingin mengenalku bisa follow akun twitterku @tukhiee.

“Menulis adalah caraku berbicara” – Tuki