Akhir dari Perjalan Yahoo Diakuisisi Verizon yang Begitu Tragis

715

Resmi Yahoo Diakuisisi Verizon senilai 63,6 Triliun

Akhir Tragis Yahoo diakuisisi Verizon

Yahoo! tentunya anda sudah sangat familiar sekali dengan situs online yang memadukan banyak fungsi ini, diantaranya yang mungkin sangat melekat sekali dipikiran adalah fitur email dan yahoo messenger. Namun sayang sekali nasib perusahaan digital yang namanya sempat melambung tinggi mencapai masa keemasan pada tahun 2000 ini kini harus berakhir secara tragis. Antara Yahoo dan Verizon sudah mencapai kata sepakat pada akhir minggu lalu. Dengan begitu, Verizon menyatukan dua raksasa internet zaman dulu, yaitu AOL dan Yahoo. AOL sendiri diakuisisi oleh Verizon pada 2015 lalu senilai USD 4,4 miliar, demikian dikutip dari New York Times, Senin (25/7/2016).

Yahoo pun secara resmi sudah diakuisi oleh Verizon, namun sayang sungguh sayang proses perpindahan ceo ini tidak memberikan keuntungan kepada pihak yahoo dan Tragisnya Yahoo hanya diakusisi Verizon senilai USD 4,83 miliar atau sekitar Rp 63,6 triliun (USD 1 = Rp 13.157).

Tahukah anda bahwasanya dulu pada tahun 2000, nilai Yahoo sekitar mencapai 1300 Triliun. Bahkan sekitar 6 tahun lalu perusahan adi daya Yahoo sempat ditawar Microsoft senilai 650 Triliun. masih belum mau dilepas. sekarang 63 Triliunpun di kasi, mungkin ini yang disebut apes kali ya.

CEO Yahoo Marissa Mayer
CEO Yahoo Marissa Mayer

Tragedi kejatuhan Yahoo yang sangatlah tragis ini adalah kisah tragedi yang amat kelam tentang innovator yang dilanda dilemma. Ketika sedang berada pada puncak kejayaanya yahoo terbuai. menjadi Malas atau lupa untuk bernovasi. ada Banyak para analis yang mempertanyakan kenapa dulu yang melahirkan Facebook bukan Yahoo yang saat itu punya segalanya? Banyak analais yang tertegun kenapa yang melahirkan Instagram bukan Yahoo yang dulu punya flickr yang perkasa. Itulah misteri inovasi yang selalu penuh misteri hingga membawa tragedi yang begitu ngeri sampai jatuh begitu dalam. kasus yahoo sepertinya Sama dengan kekagetan terhadap perusahaan raksasa elektronika, kenapa Sony bisa tumbang dalam smartphone war? Padahal kita tahu bahwa dulu Sony adalah raksasa elektronik dunia.

Inilah yang sering bahkan selalu terjadi pada market leader, kecenderungan perusahaan besar yang sempat merasakan pada posisi keemasan suka meremehkan para pemain baru yang masih kecil. ketika Android muncul Nokia berguman kalau itu hanyalah titik kecil saingan mereka. Saat facebook baru mencuat ke dunia yahoo berguman bahwa itu hanyalah mainan anak kampus. bahkan saat instagram hadir yahoo dan fickr pun masih tetap berada terbawa suana santai mereka karena terlalu nyaman berada pada zona nyaman menikmati kejayaan tanpa membuat tameng yang bisa menjaga diri dari serangan tiba – tiba akhirnya membawa yahoo diakuisisi verizon dengan nilai yang sangat rendah.

Itulah Penyakit berbahaya bagi sang Inovator yang terlalu yakin dengan produk sendiri dan terlalu cuek dengan lawan baru yang terlihat masih kecil. hari ini yahoo merasakan betapa sakitnya karma yang harus diterima dan sangat menyedihkan.

Pada tahun 2002 Yahoo juga sempat ditawari oleh untuk membeli google senilai 13 triliun, tetapi Yahoo menolak tawaran tersebut dengan alasan kemahalan. padahal kalau anda pengen tahu nilai google sekarang sudah mencapai 8000 triliun. kasian yahoo batal meraih keuntungan senilai 8000 triliun dan kini malah harus Jual diri dengan harga yang sangat murah dibandingkan apa yang telah ia bangun selama ini.

Ada pelajaran yang bisa diambil dari kasus jatuhnya yahoo yaitu Creative Destrction: Anda harus rela mengubur produk sendiri untuk selalu berinovasi, sebelum dilibas rival tanpa ampun yang akan membuat anda jauh terlempar kedalam jurang yang paling dalam.

Baca Juga: Mark Zukerberg Menilai Kecepatan Internet Di Indonesia Lemot