Gambar Aplikasi Ayo Bayar Zakat

Zakat adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan setiap orang yang beragama Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya) menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat. Zakat juga merupakan rukun Islam yang ke-4. Bebeda dengan kewajiban menjalankan ibadah sholat bagi setiap umat Muslim, zakat hanya diwajibkan bagi mereka yang dianggap mampu secara finansial.

Sekarang, untuk bisa menyampaikan zakat kepada yang membutuhkan, kita tak lagi direpotkan dengan harus menyetorkannya secara tatap muka kepada yang bersangkutan ataupun disalurkan langsung kepada badan zakat yang ada. Dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, kita seakan dimanjakan dengan kemudahan melakukan segala sesuatu hanya dari sebuah layar kaca.

Kebaikan teknologi dan kenyamanan dalam bertransaksi tak hanya menyuguhkan kemudahan dalam berbelanja daring saja. Lebih dari itu, layanan untuk membayar zakat kini hadir dalam bentuk aplikasi berbasis mobile.

Terdapat beberapa ketentuan dan kalkulasi khusus dalam menentukan berapa jumlah zakat yang harus dibayarkan kepada yang berhak. Apabila sebelumnya, kita harus mengira-ngira sendiri berapa banyak nominal zakat yang harus digelontorkan dari penghasilan bersih yang kita terima setiap bulannya, kini hal itu tak perlu diambil pusing.

Pemerintah Kota Bandung menggandeng Badan Zakat Nasional (Baznas) dan Forum Organisasi Zakat (FOZ) Wilayah Bandung untuk berinovasi melalui program Ayo Bayar Zakat yang hadir dalam bentuk aplikasi mobile.

Program ini bertujuan untuk mengajak para warga khususnya yang berasal dan berdomisili di kota Bandung, agar senantiasa menunaikan kewajiban zakatnya secara lebih mudah dan optimal dalam pemanfaatannya.

Lantas fitur apa saja yang ditawarkan oleh aplikasi Ayo Bayar Zakat? Berikut ulasannya.

Fitur – Fitur Tersedia dalam Aplikasi Ayo Bayar Zakat :

Pertama, aplikasi ini memberikan layanan mengenai pembahasan seputar Syariat Zakat, yang dimulai dari pengertian zakat menurut istilah dan menurut bahasa.

Untuk selanjutnya, yang kedua adalah kalkulator zakat. Dengan fitur kalkulator ini, kita bisa mengetahui apakah dengan penghasilan dan pengeluaran rutin kita saat ini, kita diwajibkan untuk menunaikan zakat atau tidak. Kemudian, kita akan diminta untuk mengisi penghasilan atau gaji bulanan, penghasilan lain diluar gaji, utang atau cicilan, dll. Nantinya akan muncul hasil akhir berapa nilai zakat yang wajib ditunaikan, bila kita tergolong wajib zakat.

Lebih lanjut, pada fitur ketiga terdapat berbagai profil Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang turut bergabung alias berkolaborasi dengan program Ayo Bayar Zakat. Dari informasi yang beredar, terdapat 14 LAZ mulai dari Badan Amil Zakat Nasional, Dompet Dhuafa, DPU-DT, PKPU, Rumah Zakat, dll. Melalui LAZ tersebut, kita dapat menunaikan zakat kita via transfer (tersedia informasi nomor rekening). Dengan begitu, kita tak perlu direpotkan lagi dengan hal-hal teknis yang dapat mendistorsi niat baik kita, dan lebih mendorong semangat untuk menyebarkan kebaikan.

Hadirnya aplikasi ayo bayar zakat semakin memudahkan bagi umat muslim untuk menyisihkan harta untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya, istimewanya juga aplikasi ayo bayar zakat ini disediakan gratis untuk siapa saja.

Baca Juga: Terbangun Saat Tengah Malam?? Peka Dong ..