Baru 15 Menit Dilantik, Bupati Ini Langsung Mau Nyalon Gubernur

1122
BUPATI Tasikmalaya
Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto saat akan mengucapkan sumpah janji saat dilantik oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (23/3/2016).

Tasikmalaya – Kekuasaan memang selalu menggoda. Dan, karena kekuasaan pula seorang politisi, seperti tak pernah puas. Sudah dapat satu, inginnya raup seribu. Sudah menjabat bupati, kemudian ingin jadi gubernur dan seterusnya.

Berambisi naik kelas dalam politik memang sah-sah saja. Tapi, sayang ambisi kerapkali mengabaikan etika serta kepantasan. Juga, menyepelekan mandat rakyat yang sudah diemban. Itu pula yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.

Hari Rabu, 23 Maret 2016, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau biasa dipanggil Aher, melantik beberapa kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2015. Salah satu kepala daerah yang dilantik adalah Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum.

Uu Ruzhanul adalah Bupati Tasik terpilih. Berpasangan dengan Ade Sugianto, ia sukses memenangi pemilihan di Tasikmalaya. Jika merujuk pada aturan perundang-undangan, Uu Ruzhanul jadi Bupati Tasik untuk lima tahun kedepan. Tapi ternyata,mendapat kesempatan memimpin tasik lima tahun kedepan tak membuatnya puas. Baru sekitar 15 menit setelah ia dilantik, Uu Ruzhanul langsung mendeklarasikan diri siap maju sebagai calon gubernur Jawa Barat.

Ya, seperti diketahui, pada 2017, Jawa Barat akan menggelar pemilihan Gubernur lagi. Ahmad Heryawan atau Aher, dipastikan tak akan maju lagi sebagai calon gubernur, karena sudah dua kali menjabat. Saat ini, sudah ramai diberitakan beberapa nama yang akan berlaga dalam pemilihan gubernur di tatar Sunda tersebut. Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, adalah salah satu yang disebut-sebut bakal maju dalam pemilihan gubernur. Bahkan, Ridwan banyak memprediksikan bakal jadi calon kuat memenangi pemilihan di Jawa Barat.

Nama lain yang sudah ancang-ancang adalah TB Hasanuddin. Politikus PDIP yang juga mantan Sekretaris Militer mantan Presiden Megawati, sudah secara terbuka siap maju dalam pemilihan gubernur di tatar parahiyangan. Mungkin tak mau kalah, Bupati Tasik pun langsung mendeklarasikan diri siap maju jadi calon gubernur.

Padahal, Bupati Tasik baru saja dilantik. Deklarasi itu pun dilontarkannya, 15 menit usai dia dilantik jadi bupati Tasik. Dia belum sempat menggelar apel di kantor bupati, tapi sudah mau nyalon lagi lagi. Dia, belum juga bekerja, tapi sudah mau berlaga lagi.

Ya, mencalonkan diri jadi gubernur memang hak semua orang. Tapi, mbok bekerja dulu, menunaikan mandat yang diberikan warga Tasik yang sudah memilihnya. Mbok, yang bersangkutan itu membuktikan dulu janji kampanyenya, jangan kemudian sudah berambisi naik kelas jadi gubernur.

Tapi sudahlah, itulah fakta elit di Indonesia. Selalu tak puas dan ingin mendapat lebih. Wajar bila kemudian korupsi marak. Sebab faktanya, banyak elit yang tak pernah puas. Belum bekerja sudah memperlihatkan nafsu ‘serakah’.