Cabuli Belasan Siswinya, Ini Berbagai Modus GURU SD di Sleman

Seorang Guru SD di Sleman yang berinisial S (48 tahun) telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pencabulan terhadap belasan siswinya. Ketua Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sleman, Iptu Bowo Susilo, menjelaskan jika S sudah ditahan di Polres Sleman setelah menerima laporan dari orang tua ke-empat korban pencabulan

Guru SD di Sleman

Modus Pencabulan Guru SD di Sleman

Ada berbagai modus yang dilakukan S yang merupakan ASN ini. Dari beberapa pemeriksaan, salah satu modus yakni saat S mencoba mengajarkan mata pelajaran IPA tentang reproduksi di ruang UKS (Usaha Kegiatan Sekolah). S mengambil kesempatan dengan meraba-raba payudara dan kelamin Siswi-siswi tersebut di ruang UKS sembari menjelaskan tentang pelajaran

Loading...

“Di UKS-nya ini oknum guru berpura-pura mengajaran pelajaran IPA tentang reproduksi. Siswi di ruang UKS kemudian diraba-raba payudaranya, kemudian sampai kepada alat kelamin siswinya.” papar Iptu Bowo Susilo

Iptu Bowo Susilo juga menjelaskan modus lainnya yang dilakukan oleh S yakni saat S bersama siswa-siswa mengikuti perkemahan pada Agustus 2019 silam. Perkemahan dilaksanakan pada Agustus 2019 silam di Kecamatan Tempel

Pada malam hari, tersangka S masuk ke tenda perempuan kemudia melakukan pencabulan pada siswi-siswi yang sedang tertidur

“S melakukan perbuatan cabulnya pada 13 Agustus 2019 pada saat siswi sedang melakukan kemah.” terang Iptu Bowo Susilo

“Kemudian oknum masuk ke tenda perempuan, melakukan perbuatan cabul dengan meraba payudara dan alat kelamin empat siswa perempuan yang sedang tertidur di tenda perempuan itu.” lanjut Iptu Bowo Susilo

Menurut dugaan polisi, ada 12 siswi kelas enam SD yang telah menjadi korban atas kasus pencabulan ini. Tersangka S akan dikenakan pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun

Status ASN Dipertanyakan

Pada tempat terpisah, seperti yang dikutip dari detik.com, terkait kasus tersangka yang merupakan ASN, pihak Dinas Pendidikan Sleman belum berani memastikan apakan status ASN tersangka dicabut atau tidak

Sekretaris Disdik Sleman, Halim Sutopo, menjelaskan jika status tersangka Guru SD di Sleman ini harus ditanyakan ke BKPP (Balai Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) karena aturannya memang ada di BKPP

“Nah itu BKPP, karena ada aturannya. ASN itu kan ada aturannya. Tanya BKPP saja.” terang Halim Sutopo

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.