Bijaklah Menyikapi Berita Di Internet Agar Selamat

Cara Bijak menyikapi Berita Di Internet
Cara Bijak menyikapi Berita Di Internet Agar Selamat – Foto: Business Beyond 5

Lebahmaster.com – Seperti telah diketahui bersama bahwa UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) Nomor 11 Tahun 2008 yang telah direvisi Sejak Tanggal 27 Oktober 2016 dan mulai berlaku Senin, 28/11/2016 lalu. Mengharuskan semua pengguna dan pembaca berita di internet baik media sosial maupun situs agar lebih bijak dan berhati-hati agar tidak sampai terjerat kasus yang bisa menyeret kedalam jeruji besi.

Perlu diketahui bahwa apa saja yang tersebar berupa berita di internet maupun isu lainnya tidaklah semuanya seperti kenyataan, ada yang sudah dimodifikasi baik dari segi bahasa maupun maknanya. Maka dari itu sangat perlu sekali bagi kita semua untuk lebih berhati – hati sebelum membagikan isi berita maupun postingan di media sosial, jika salah melangkah bisa jadi itu akan menjadi awal dari kita berhadapan dengan hukum.

Bagaimana caranya supaya bisa lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang ada di internet dan bisa membuat kita berselancar dengan aman bebas dari kejaran kasus karena tanpa sengaja berbagi informasi salah, berikut ini lebahmaster.com bagikan tips bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di internet maupun media sosial:

Saat kamu Mendapatkan sebuah berita – Carilah kebenarannya!

Tidak dilarang untuk membacanya dan mengetahui isi berita tersebut, namun setelah membaca dan ada rasa ingin membagikan informasi tersebut,Tahanlah dulu lalu berusahalah untuk terlebih dahulu mencari sumber lain demi mengecek kebenaran berita tersebut.

*** Jika tidak benar atau belum pasti benar, jangan sebarkan walau sangat menarik sekali.

Sebuah hadist Mengatakan:

Barang siapa diam akan selamat” (HR. Tirmidzi).

Jika berita Itu benar adanya – Apakah berita tersebut Bermanfaat?

Andaikan berita tersebut memang benar adanya sesuai kenyataan yang terjadi, selanjutnya kita pikirkan lagi, apakah ada manfaat dari berita tersebut jika dibagikan kembali.

Andaikan bisa menahan diri jika berita tersebut tidak ada manfaatnya walaupun benar adanya, berusahalah untuk tidak menyebarkannya.

Bagi umat muslim ada hadist yang berbunyi:

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, Katakanlah kebaikan atau diam” (HR. Bukhari Muslim)

Jika memang ada manfaatnya bagi orang lain silahkan disebarkan atau berbagi kepada sesama, hal tersebut selain memberitahu juga bisa bernilai kebaikan bagi kamu.

Sudah banyak fakta terjadi ada beberapa orang terjerat ke meja hijau dan harus berakhir di jeruji besi hanya karena sebuah status di media sosial, banyak bukti dari korban menyebarkan informasi palsu harus membayar denda karena telah merusak nama baik orang lain, padahal hanya dilakukan dalam beberapa saat dengan ketikan sedikit jemari.

Marilah belajar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi baik berita dan status yang beredar di internet, apalagi jika informasi tersebut berkaitan dengan isu SARA atau hal lain yang sangat besar pengaruhnya bagi emosi orang karena adanya unsur pencemaran dan melecehkan.

Sebaik-baik kita yang bisa mengambil pelajaran dari berbagai kasus yang terjadi secara nyata di tanah air ini, bukankah lebih baik jika media sosial digunakan untuk hal posistif dan menjalin silaturahmi penuh kedamaian.