Cerpen Beri Sehari SajaCerpen ” Beri Sehari Saja ” Ditulis dan Dikirim Oleh : Rifki Mulyani

 

Kiki memandang wajahnya di Cermin.ia merapikan rambutnya yang tergerai sebahu dan mengenakan kerudungnya.kemanapun kiki selalu berdandan paling lama padahal penampilannya selalu sederhana dan sangat santai seperti saat ini dia hanya mengenakan kemeja abu-abuyang dimasukkan kedalam celana jeansnya da dipadukan dengan kerudung segi empat yang berwarna merah MARROON ,sepatu Kets senada warna kerudungya.sederhana namun tetap anggun.Hari ini,ia akan pergi besama teman-teman SMA-nya .mereka sudah tiga tahun tidak bertemu.

 
Kiki melangkah keluar kamar.Di ruang tengah ,ia mendapati UMA’ berdiri menatapnya.Kedua tangan UMA’ terlipat di dada.kiki tahu apa yang ada di benak UMA’.pasti aku dilarang pergi lagi,”pikir kiki.

 

“Mau kemana , ki? Suara UMA’ pelan namun menghujam.

 

“pergi sama teman-teman SMA ,MA’,”jawab kiki.ia menundukkan kepalanya.

 

“tiap hari libur kamu pergi terus .apa gak capek? Sesekali libur di rumah.makan bubur kacang hijau sama UMA’.”

 

Ucapan UMA’ selalu seperti itu setiap kiki ingin pergi keluar .tapi kiki sudah maklum.setelah kiki memohon-mohon ,pasti UMA’ akan memeberi izin juga.

 
“ini penting Ma’,sudah tiga tahun gak ketemu mereka.susah ngatur waktunya untuk ketemu mereka.kan masing-masing sudah sibuk kuliah.Nah, sekarang kebetulan semua bisa datang.sebentar kok, Ma’.GAK samapi malam.

 
Lalu kiki menarik tangan UMA’-nya yanga masih terlipat di dada dan menggenggam ke dua telapak tangannya.
“Boleh Ya,Ma’?” Kiki tersenyum semanis mungkin.

 
siapa sih orangtua yang gak tergoda melihat anak nya ketika tersenyum manis.sekejam apapun orangtua nya pasti akan lembut ketika melihat anak nya tersenyum manis.

 
Uma’ terdiam sesaat .”sore ppulang ,ya? Uma’ mau makan bubur kacang hijau sama kamu.”
“oke deh !”kiki mencium tangan Uma’ “kiki pergi dulu ya, ma’.”ucap kiki .Uma’ mengangguk.

 

 

***

 

 

Kiki,Gusti, Dina,Desi,Oja bermain di tepi laut.setelah selang waktu mereka pergi mencari makan sambil memesan minum karena kehausan setelah lelah bermain yang tak kunjung usai dengan tertawa bahagia.

 
“Hei,aku dengar kamu mau pindah kuliah , Gus?”tanya kiki.

 
“iya,ke medan .Aku mau nemenin nenek ku di sana.”jawab Gusti.

 
“oh,,, asyik tu tinggal di medan,”sahut desi. Kita bisa ketemuan donk di sana ,aku kan kuliah di Unimed.

 
“ kamu gimana din.Enak ya kuliah Psikilog?tanya Gusti.

 
“ya asyik-asyik aja.Oja tu kayak nya paling asik.Komunikasi ya,ja?” desi menepuk bahu Oja.

 
“Asik bangat ,banyak kegiatan di luar kampus .”

 
Mereka terlibat perbincangan kuliah mereka masing-masing.

 
Tiba-tiba terdengar suara ponsel bunyi .kiki segera mengambil HP tasnya.Ada sms dari uma’.

 

UMA, : ” Jangan Lupa Pulang Soree”

 

“siapa ,ki tanya?tanya Oja.

 

“Uma’ ku ,”jawab nita sambil mentup ponselnya.

 

“Eh,nanti kita pulang jam berapa ya?”tanya kiki.

 

Desi tegelak,”baru ketemun sudah nanya pulang jam berapa.”

 

 

Dina ikut tertawa,”seharian lah.kita kan udah lama gak ketemu .sekalian merayakan ulang tahunnya Gusti.gak sekarang kapan lagi kita bis angumpil-ngumpul seperti ini.

 
“siips,,,habis ini kita kerumah nya Gusti makan KUE ultah .terus makan di Resto Bandrek.Gimana? Oja memberi ide.

 
“Oke kita sih ngikut aja,sahut Desi.

 
Kiki terdiam.
“kenapa ,ki ?gak setuju? Atau ada ide lain? “tanya Dina?

 
Kiki tersenyum kesut,”aku harus pulang sore.”

 
“YA,,KIKI,sebentar banget ketemuannya, ki sampai malam ya?”bujuk Gusti,Dina,desi.”

 
“Iy,,,,,,,,,yya deh.”kiki menganggk dengan ragu.

 

 

Kiki Menjawab SMS Uma’nya,

 

 

To : Uma’. Maaf Ma’, Kiki Pulang Malam.

 

Menjelang pukul 9.Kiki tiba di rumah .ketika kiki membuka pintu,Uma’ sudah berdiri di Baliknya.

 
“Hhaahhhhhhhhh!”,KIKI terkejut bukan main.”aduh Uma’ Bikit keget aja”

 
Uma’ tersenyum.seraya bertanya”kok pulang malam ki?”

 
“Kan ki sudah SMS Ma’ ki pulang malam.”

 
Uma’ terdiam.sambil berpikir melihat tingkah anaknya yang satu ini ,tingkah aneh yang jauh bertolak belakang dari UNI nya, Uninya yang pemalu,penurut.

 
“nanti kalau kamu dah ganti baju dan makan,duduk bersama Uma’ YA,”Ucap uma’.

 

“ya ma’! jawab kiki”

 
Kiki melangkah ke kamar dan Uma’ melangkah duduk.beberapa menit kemudian ,kiki sudah berada di samping UMA’.

 
“KIKI,kamu kalau kuliah tidak pernah ada di rumah ,kamu tinggal jauh dari Uma’,pulang nya juga satu kali satu semester,kalau dah libur baru pulang ke dekat uma’. Kalau libur ,ada saja acaramu keluar rumah,pergi dengan teman lama lah,dengan teman SMA lah , Uma’ membuka percakapan.

 
“Uma’ merasa waktu kamu berada di rumah sedikit sekali,Uma’ khawatir nanti kalau kamu sudah bekerja ,kamu pasti akan tambah sibuk dan tambah jarang di rumah.untung-untung kamu dapat pekerjaan di kampung halaman,coba kalau kamu bekerja jauh di luar sana makin jarang kamu di rumah.

 
Kiki masih terdiam
“uma’ sih maunya kamu ada di rumah kalau kamu libur kuliah dan berkesempatan pulang ke dekat uma’.tapi, kamu bia nggak?”

 
Kiki merasa sudah ada waktu untuk memberikan pendapatnya”kiki maunya juga begitu,ma’.tapi ya gimana lagi ma’.Ada acar yang menharuskan kiki pergi Ma’.lagi pula di rumah terus juga bete,MA’.KAN kiki sudah pusing dengan tugas-tugas kuliah ,jadi kalau libur enaknya sih jalan-jalan bareng ma teman.”

 
Uma’ tersenyum,tangannya merengkuh bahu kiki.”uma’ tahu,uma’ juga pernah gadih.jalan sama teman emang paling menyenangkan.” “tuh uma’ tahu”

 
Uma’ tertawa.
“minggu depan jalan sama uma’ mau?”tanya uma’ tiba-tiba.

 
Kiki terkejut,”kemana mak?”

 
“Mungkin ke rumah nenek,mak uwo,etek.kemana jaalah lah?”
“boleh,siip..kiki mengacungkan jempolnya.

 
Oke ,sudah malam ,pergi tidur sana ,ushakan besok bangun pagi,uma’ mau masak bersama dengan kamu besok sekalian kita masak bubur kacang hijau.

 

 

Yup,”kiki memeluk uma’nya .
Kiki masuk ke kamar ,tiba-tiba SMS masuk,dari pacarnya.

 

 

Pacar: ” Ki,besok jadikan kita ketemuan?”

 

Matahari sudah mulai mengintip,suara ayam yang merdu sudah terdengar ,Uma’ sudah bangun,dan mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk masak dengan putri kesayangnnya.tapi sayang kiki belum bangun ,dia masih terlelap dan uma’ pun merasa iba membangunkannya.

 
Krink.kring.kring,,,,suara jam beker mulai meribut ,sehingga kiki terpaksa membuka mata dan melihat jam ,jam menunjukkan pukul jam 9 pagi. Ia bergegas ke kamar mandi karena ia sadar akan janji nya dengan Si pacar ketemuan hari ini.ia melangkah ke luar kamar mandi,kiki melihat uma’ sedang sibuk mengiris-ngiris bawang.
Kiki mendekati uma’ ,”uma” sapa kiki.
“kiki.eh dah bangun,jadikan kita masak bereng hari ini?” tanya uma’.
“ duh…gimana ya ma’,, maaf ya ma’ kiki hari ini gak bisa menemani ma’ masak kiki ada janji dengan teman,gak enak nolak nya,”ujar kiki.
Uma’ terdiam tanpa kata,seolah uma’ kecewa namun tetap tersenyum,seraya berkata “ia,gak papa ki.hati-hati ya,nanti pulangnya jangan lama ,setelah semua masak uma’ sms langsung pulang ya,kita makan bubur kacang hijau bareng,ntar kalau dah dingin gak enak lagi?”suara uma’ terdengar lemah.
Kiki merasa bersalah ,tapi menurut perhitungan kiki,hari ini ia lebih baik ketemuan dengan pacarnya dulu ,lalu malam nya makan bubur kacang hijau bersama uma’nya .jadi emuanya bisa dilakukan.
Jam tangan kiki menunjukkan pukul 8 malam.kiki pulang .perlahan ia menuju rumahnya.ia mengetuk pintu .pintu rumah sudah terkunci tak lama kemudian uma’ membukakan pintu.
“Baru pulang ?”tanya uma’.
“maaf ya ma’,”jawab kiki.lalu ia mencium tangan uma’.
“masuk”.

 
“bubur kacang hijau masih ada, ma’”?

 
“masih,uma’ sudah makan.”

 
“makan lagi yuk,?kita makan bareng ma’.

 
Uma’ menggeleng.

 
‘uma’ sudah kenyang ,kamu saja.

 
Lalu uma’ masuk ke kamar dan tidur,kiki pun menuju dapur dan mengambil bubur kacang hijau yang sudah ada di mangkuk.kiki pun menyantap bubur buatan uma’ itu.kemudian mencuci muka dan kaki lalu tidur.

 

 

Pukul delapan pagi.kiki terhenyak

 

“waduh, kesiangan……….

 

Kiki tergesa-gesa karea ia ingin jalan-jalan pagi,menghirup udara segar yang sudah lama tak lagi ia lakukan semenjak ia kuliah.

 

“ma’,kiki pergi jogging, ya! Kiki berteriak di depan pintu kamar uma’.

 

“iya,suara uma’ terdengar agak malas menjawab.kiki maklum ,pasti karena uma’ agak marah karena semalam kiki pulang malam .makanya hari ini uma’ tidak membangunkan kiki.

 

Karena buru-buru kiki lupa membawa Hp nya.setelah jauh dari rumah ia baru sadar akan hp nya yang tertinggal di kamar.

 

Tepat pukul 10,kiki pulang.
Rumah tampak sepi.mungkin uma’ pergi ,pikir kiki.bila rumah kosong biasanya uma’ menyimpan kunci rumah di bawah pot bunga ,kiki bergegas mencarinya .yah.. tidak ada! Kiki mencari nya di bawah pot bunga yang lain tapi tidak ada juga.

 

Tiba-tiba bunde Aminah tetengga sebelah menghampiri kiki.
“kiki,ini kuncinya,kata bunde Aminah sambil memberikan kunci kepada kiki.

 

“lho,di titip ke bunde ya?uma’ pergi kemana?

 

“uma’-mu di bawa ke rumah sakit .

 
Jawaban bunde aminah membuat kiki terhenyak ,matanya membelalak ,telinganya memerah.

 

“uma’,kenapa?”

 

“sudah,kamu susul saja.tadi bunde telpon kamu tapi gak da yang menjawab.

 

“oke,bunde.makasih.

 

Tiba di rumah sakit ,kiki mencari kamar uma’nya.di dalam kamar sudah ada mamak ii,adik uma’.
“MAMAK,”kiki duduk di sebalah mamak”

 

“mamak baru datang ,mamak kira kamu sudah ada di sini ,malah kamu yang datangnya telat.,”kata mamaknya.ia memilih diam.ia yakin apapun jawabanya tetap sja di salahkan.

 

“uma’,kiki menggenggam tangan uma’”.

 

Uma’ tersenyum,”uma’ gak papa.mungkin nanti juga sudah boleh pulang.

 
“tadi uma’ pingsan waktu menyapu rumah,mungkin uma’ kecapek-an”.

 

“uma’ ada penyakit, sayang”

 

“hah?penyakit apa,ma’?”

 

UMA’ terdiam.
Mamak menghampiri kami.
Biarkan uma’ istirahat ,nanti mamak yang akan memberi tahumu,”kata mamak Ii.kiki mengangguk.

 

 

Setelah Mamak menjelaskan semuanya,seraya menasehati kiki ,kiki terdiam .Ia tertunduk lesu.Ya,selama kuliah kiki memang jarang berada di rumah.kiki mulai merasa bersalah ,tidak hanya mengisi waktu di rumah bersama uma’ ketika musim libur tiba dulunya,malah ia lebih memilih menghabiskan wakatu dengan temannya.

 
“Minggu depan .aku janji mau jalan-jalan sama uma’.,”jawab kiki lirih.

 

Mamak Ii mengangguk.
Dua hari sudah,uma’ dirawat di rumah sakit.Ayah, uni dan adiknya memilih untuk meninggalkan semua aktivitas mereka,mereka semua lebih memilih untuk merawat mama.

 

Saat kiki mendorong kursi roda yang di duduki uma’,air mata kiki menetes tak henti-henti.betapa selama ini kiki tidak memperhatikan uma’nya .kiki lebih asik dengan dunianya .dunia mahasiswa yang bagi kiki adalah luarbiasa.

 

”gak semua orang bisa kuliah lho.anak kuliah berarti orangtuanya berada dan otak nya istimewa,kata kiki saat uma’nya bertanya lepas SMA dulunya kiki mau kemana.”

 

“duh ,jangan sombong dong anak uma’”

 

Kiki tertawa,”bercanda kok ma’,pokoknya kiki mau kuliah”.

 

Iya,,iya, uma’ akan usahakan apapun yang kamu mau.

 

Kata-kata uma’ itu membuat kiki semakin meneteskan airmata .uma’ mau mengusahakan apaun untuk anak-anaknya.

 

Waktu berlalu,dari detik menjadi menit,menit berubah jadi detik,detik ke jam,jam ke hari berputar seolah tak pernah terasa.

 

Tiba di rumah ,kiki tidak membiarkan uma’mengerjakan pekerjaan rumah,semua kiki dan uninya yang mengerjakan.kiki senang menjaga uma’nya,

 

“Besokkan hari minggu,kita jalan bareng ya,ma’.mumpung uni kita semua lagi ngumpul di rumah,uma’kan sudah kuat?”kata kiki.

 

Mama tersenyum dan mengangguk.
Malam menjelang.semuanya tidur di dekat uma’ dan kiki berbaring di samping uma’.mereka ngobrol tentang masa kecil mereka .aih, banyak sekali kenangan indah.

 

Esok harinya kiki dan uni serta adiknya bangun dan mempersiapkan sarapn mereka.kiki membiarkan uma’nya yang masih tidur.

 

“yah,nanti kita mau jalan-jalan sama uma’,ayah ikut?”

 

“yah pasti ikut,jawab ayah dengan semangat.

 

“oke ,kiki bangunin uma’ yah?”

 
Ayah mengangguk.

 
“ma’,,,,bangun yuk ,jadikan kita pergi main bersama?”kata kiki sambil menepuk pundak uma’.
Tapi uma’ tetap tidur.
“uma’,,,,,,,,,,,ayo ma’ bangun?”

 

Uma’ tetap terdiam,uma’ hari ini kiki gak keluyuran.kiki akan di rumah seharian .ada uni,adik,ayah juga. Habis jalan-jalan nanti kita makan bubur kacang hijau .kiki mau masak itu juga buat uma’.kita makan bersama ya ma’ ma,nanti malam.?”
Kiki merasa jantungnya berdegup kencang ,uma’nya tidak merespon sama sekali.
“uam’,uma’…uma’ banguuuuuuuuuuuunnnnnn?”

 
Mendengar teriakan itu,semua orang yang di rumah berlari ke kamar.ayah segera memeriksa keadaan uma’ ,kiki mulai terisak.

 
Setelah beberapa menit,,ayah berkata ,,,,,,,,uma’ sudah tiada.
Kiki menjerit……….
“aku mau jalan-jalan sama uma’,akau mau makan bubur kacang hijau sama uma’.oh,,,,tuhan tolong beri aku waktu satu hari saja agar kami bisa kembali melakukan itu…….” isakk kiki tersedu-sedu tanpa henti.

 

 

Ibu selalu ada untuk anaknya,walau dalam kedaan apapun..tapi akankah si anak selalu setia menemani ibunya???????jadi kapan si anak menemani ibunya,saat kecil asyik main,remaja ashik jalan dengan teman,dewasa sibuk dengan keluarga.? adakah waktu anak untuk ibu,padaha ibu ingin ditemani,apalagi di masa-masa sisa hidupnya..kapnpun dan dimanapun temani dan rawatlah orangtua kita selagi kita masih bisa memiliki ibu.ibu

Baca Juga Kisah Inspirasi : Seuntaian Tali Panjang Untuk Menghidupkan Keluarga