Dolar AS Rp 13.500, Ini Kata Sofyan Djalil

1389

Nilai Dolar AS Rp 13.5000

Nilai Tukar Dolar
Dolar AS Rp 13.500, Ini Kata Sofyan Djalil

Nilai dolar As Rp 13.500 itu artinya nilai rupiah kembali mengalami tekanan karena menguatnya Nilai Dolar Amerika Serikat, berkiatan dengan kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah masih membuat banyak pertanyaan dibenak masyarakat terhadap pemerintah yang berkecimpng dalam mengontrol nilai tukar rupiah terhadap dolar, begitu juga dengan sentiment eksternal yang masih menjadi factor utama mengapa nilai rupiah semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Berdasarkan apa yang disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, adanya tekanan eksternal tersebut maka pemerintah tidak bisa berbuat banyak ketika mata uang rupiah mengalami pelemahan terhadap nilai dolar.

Rupiah adalah sesuatu yang tidak banyak dilakukan pemerintah, karena faktor eksternal,” ujar Sofyan di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Karena Faktor eksternal tersebut adalah rencana bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang selalu berusaha menaikkan tingkat suku bunga acuan. Meski jadwalnya masih rumor, rencana naiknya suku bunga AS ini membuat pasar keuangan dunia menjadi terombang ambing.

“Kan AS rencana menaikkan suku bunga. Itu dijadikan alasan untuk gerakan pasar. Itu juga terjadi di banyak negara. Dan kami jaga agar rupiah tetap reasonable (batas wajar),” ujarnya.

Nilai tukar dolar AS senin kemarin, kembali sempat dibuka melemah di posisi Rp 13.476 dari posisi akhir pekan lalu Rp 13.506. Namun ternyata tidak bertahan bahkan dolar AS terus menguat hingga ke Rp 13.506 senin sore kemarin.

Keadaan nilai tukar dolar yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat ini tentu saja menjadi ancaman bagi rakyat Indonesia dan Negara ini, mungkinkah krisis moneter kembali terjadi di negara kita ini akibat dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS?…