Orangutan Kalimantan Terancam Punah dalam Satu dekade Kedepan

Orangutan Kalimantan Bakal Punah

Lebahmaster.com – Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus),  adalah spesies yang terancam punah dan dilindungi oleh hukum.  Menurut, CEO The Borneo Orangutan Foundation (BOSF), Jamartin Sihite secara historis orangutan tersebar di seluruh Indo-China. Dan saat ini keberadaan orangutan sangat memprihatinkan. Perkiraan menunjukkan bahwa hanya tinggal sekitar 54.000 orangutan liar dari spesies ini yang tersisa di Kalimantan. Karena mereka tinggal di daerah yang tersebar dan sering kali terpecah-pecah satu sama lain.
Selain itu, mengingat fakta bahwa hutan terus habis akibat industri perkebunan kelapa sawit dan kegiatan pembangunan manusia, skenario masa depan konservasi orangutan liar membutuhkan perhatian mendesak, “ kata Jamartin.

 

Jamartin menambahkan, tanpa tindakan dan perubahan nyata melindungi orangutan dan hutan yang menjadi habitatnya, dalam satu atau dua dekade ke depan, orangutan kalimantan diperkirakan akan punah. Oleha karena itu, ia berharap banyak yang memberi dukungan misalnya pendanaan. Dan itu akan sangan membantu pihaknya dalam mengelola area konservasi sebagai habitat orangutan, serta mengoperasikan dua pusat rehabilitasi orangutan di Kalimantan.

 

Yang saat ini merawat lebih dari 800 orangutan yang terusir dari habitatnya atau yatim piatu,” katanya.

 

Dijelaskannya, The Borneo Orangutan Foundation (BOSF) sendiri adalah organisasi nirlaba Indonesia yang didedikasikan untuk konservasi orangutan Kalimantan dan habitatnya, bekerja sama dengan masyarakat setempat, Kementerian Kehutanan, dan organisasi mitra internasional. Didirikan pada tahun 1991, BOSF saat ini merawat lebih dari 800 orangutan didukung oleh 420 staf berdedikasi tinggi dan para ahli primata.

 

BOSF bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat setempat memiliki misi untuk menyelamatkan dan melestarikan orangutan melalui program-program yang dijalankan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Selain itu, BOSF juga berupaya agar hutan yang lestari dapat tersedia bagi orangutan serta bagi flora dan fauna unik lain di dalamnya, “ ujar Jamartin.