Duh, Satu Orang Tewas Akibat Longsor Di Kota Bogor

844

Banjir Di Bogor

LebahMaster.Com – Hujan yang turun secara beruntun telah menyebabkan longsor di beberapa tempat di Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu 8 November 2015. Dan, longsor yang terjadi bukanlah longsor besar tetapi longsor talud atau tebing yang kecil. Namun karena tingginya kerentanan dimana daerah-daerah lereng atau tebing menjadi permukiman, maka saat longsor menimbun permukiman.

 

 

” Pada Minggu, 8 November 2015, terjadi longsor di empat tempat dan menimbulkan korban jiwa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Minggu, 8 November 2015.

 

 

Empat tempat di Kota Bogor yang dilanda longsor, kata Sutopo, pertama terjadi di Kampung Cincau RT 2/2 Kelurahan Gudang Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Longsor terjadi pada pukul 01.00 Wib, menimpa rumah milik Pak Yudi. Ada 6 jiwa dalam rumah tersebut. Korban dievakuasi dan dikontrakkan di Kampung Cincau RT 3/2.
Kedua, longsor terjadi di Pancoran Mas RT 1/8 Kelurahan Semplak Kecamatn Bogor Barat pada pukul 15.00 Wib. Longsor menimpa rumah. Satu orang dilaporkan meninggal dunia atasnama Ade Ismail (18 tahun. Satu orang lainnya kritis atas nama Muh Aldi Saputra (18 tahun). Korban kritis saat ini dirawat di RS TNI AU
Ketiga, longsor turap terjadi di Blok Bambu RT 3/9 Kelurahan Sukadamai Kecamatan Tanah Sareal. Longsor menimpa dapur rumah milik Pak Sadi yang didiami 3 jiwa. Dilaporkan, satu korban luka atasnama Ibu Utin. Kini korban dirawat di RS Islam.

 

 

Keempat, longsor Turap terjadi di RT 5/13 Kelurahan Curug Kecamatan Bogor Barat yang mengakibatkan dinding rumah milik Pak Awang yang didiami 3 jiwa, mengalami retak. Saat ini, BPBD Kota Bogor bersama unsur lain dan masyarakat telah melakukan penanganan di lokasi. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada.

 

 

Kenali lingkungan sekitarnya agar mengetahui tanda-tanda longsor atau dapat melakukan mitigasi. Puncak hujan diperkirakan Januari dan potensi longsor akan makin meningkat,” kata Sutopo.

 

bagi kita yang belum pernah sampai tersapa oleh bencana ataupun teguran seperti banjir dan longsor sebaiknya lebih waspada dan peka terhadap lingkungan dimana kita tinggal, karena bagaimanapun juga semua yang terjadi pada diri kita adalah akibat dari ulah tangan manusia itu sendiri.

 

Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli dengan lingkungan sendiri, kalau bukan kita siapa lagi yang memperhatikan keindahan lingkungan kita, bukankah hidup sehat dan menjaga sebab – sebab kejelekan merupakan kebaikan bagi kita juga.