F5 Networks Perkenalkan Versi Terbarunya

1548

Versi Terbaru F5 Networks

F5 Networks
F5 Networks Perkenalkan Versi Terbarunya

LebahMaster.Com – Baru-baru ini, F5 Networks memperkenalkan versi terbaru dari F5 yaitu BIG-IQ. Ini adalah sebuah intelligent management framework yang dikembangkan oleh perusahaan guna menyediakan kemampuan integrasi pengelolaan serta orkestrasi berbagai layanan keamanan dan layanan pengiriman aplikasi secara terpusat.

Pembaruan terbaru ini memungkinkan terjadinya kolaborasi yang lebih mendalam antara Network Operation Center (NOC) dengan tim DevOps, karena tersedianya kemampuan untuk mengelola pengiriman aplikasi secara terpusat dan menerapkan Role Based Access Control (RBAC),” kata Manu Bonnassie, Senior Vice President of Sales F5 for Asia Pacific lewat pesan elektroniknya yang diterima di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Manu, alur kerja yang baru ini membuat tim jaringan perusahaan mampu membuat proses proses persetujuan lebih fleksibel, dengan tidak lagi mengatur kebijakan layanan aplikasi satu per satu. Sehingga aktivitas kerja mereka menjadi lebih sederhana dan efisien. Manu menjelaskan, BIG-IQ merupakan pilar penting dalam arsitektur F5 Synthesis. Melalui pilar ini, F5 Networks ingin mewujudkan visi dalam hal mengotomatisasi berbagai tugas operasional manual yang rutin dilakukan.

“Dengan begitu, perusahaan yang memanfaatkan solusi ini akan dapat lebih menghemat waktu kerja karyawannya yang berkutat dalam aktivitas tersebut. Semakin banyak perusahaan yang ingin memastikan bahwa sistem mereka memiliki kualitas layanan yang memadai, ketika berjalan di atas platform hybrid,” katanya.

Pihaknya kata Manu, sangat bangga, karena hanya BIG-IQ yang dapat menjawab kebutuhan tersebut. Hal ini dimungkinkan berkat kemampuannya dalam mengintegrasikan RBAC, dengan sebuah sistem terpusat yang digunakan untuk mengatur serta menjadwalkan perubahan konfigurasi. Manu pun kemudian menerangkan detail produk BIG-IQ. Menurutnya, BIG-IQ menawarkan tampilan antarmuka yang inovatif dan RESTful API untuk mengatur berbagai perangkat F5 BIG-IP secara terpusat, serta mengontrol solusi-solusi F5 lainnya seperti Local Traffic Manager, Advanced Firewall Manager, dan Application Security Manager.

“BIG-IQ menggunakan template iApps untuk mengorkestrasi Software Defined Application Services, baik dalam layanan cloud publik atau pribadi demi meningkatkan kelincahan bisnis,” katanya.

Di saat yang bersamaan, kata dia, penggunaan template tersebut juga sanggup menghilangkan berbagai risiko yang mungkin timbul akibat dari pengelolaan berbagai point solution secara individual. BIG-IQ juga meyediakan kemampuan integrasi terpusat antara solusi dari F5 dengan berbagai teknologi dari Cisco, VMware, hingga OpenStack.

” Kemampuan utama solusi ini meliputi mengelola berbagai application delivery service, menyediakan kemampuan untuk mengelola fungsi-fungsi application delivery atau pengiriman aplikasi berdasarkan peran secara terpusat dengan memanfaatkan software-defined orchestration of application services, untuk meningkatkan kelincahan sistem perusahaan,”tuturnya.

Kemampuan lainnya, mengorkestrasi application delivery di cloud. Kemampuan ini meningkatkan konektivitas dan integrasi layanan-layanan lain, melalui orkestrasi serta pengelolaan platform cloud yang telah diperluas dengan memanfaatkan developer pihak ketiga. Selain itu, kemampuan ini juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan melalui alur kerja yang jelas dan kemudahan integrasi.

” Kemampuan lainnya, mengelola perangkat BIG-IP. Menyediakan kemampuan untuk mengelola perangkat BIG-IP, baik fisik maupun virtual, dan lisensi Virtual Edition (VE) dari perangkat apapun yang memiliki layar,” katanya.

Versi teranyar F5 juga mempunyai kemampuan, manage security, centralizes security policy deployment, administration, and management, thereby simplifying firewall policy management and enabling stronger security. Serta dapat mengelola keamanan. Memusatkan penerapan kebijakan keamanan, administrasi, dan pengelolaan. Sehingga dapat menyederhanakan kebijakan manajemen firewall dan memungkinkan sistem keamanan menjadi lebih kuat.

” Juga mengurangi risiko. Menyederhanakan pengaturan dan menghilangkan banyak gerbang administrasi lintas perangkat. Sehingga proses change management menjadi lebih aman,”katanya.

Artikel By : Agus Supriyatna/@rakeyanpalasara

Baca:

5 APLIKASI ANDROID UNTUK KERJA KANTOR