Tas Hermas Senilai Ini Dulunya Senilai Rp 850 Juta Kini Naik Lagi

Tas Hermes Margaret Vivi Sosialita

Tas Hermes, Margaret Vivi – Hari ini (5/9/2015) kembali vivi selaku pembeli harus menghadiri persidangan terkait kasus jual beli tas Hermes seharga Rp 950 juta lalu, untuk menjadi saksi sebagai pelapor. Saat ditanya Oleh Sang Hakim terkait tujuan dirinya membei tas hermes yang begitu Mahal, ia menjawab hanya untuk Tujuan Investasi saja.

Untuk investasi Yang Mulia,” jawab Vivi dalam sidang.

Mendengar jawaban Vivi tersebut sempat membuat hakim terkejut, bahkan sempat bingung mengapa Tas bisa dijadikan sebagai Wasilah Investasi, padahalkan biasanya yang dijadikan tempat Investasi pada umumnya ialah Emas, bangunan dan tanah, tapi yang satu ini berbeda.

Ini kayaknya tas ajaib,” canda Budi,mengutip dari laman detikdotcom.

Vivi kembali dipersilahkan untuk melanjutkan penjelasannya soal investasi pada Tas hermes itu. Menurut Vivi, tas tipe Sac Birkin 30 Crocodile Niloticus Himalayan itu adalah investasi. Karena tas itu saat ini harganya sudah Rp 1,5 miliar, itu artinya Tas yang awalnya seharga (50 Juta telah mengalami kenaikan. #Mantap….

Kalau bapak tahu, Harga Tas Ini Sekarang sudah Rp 1,5 miliar sekarang. Makanya itu barang investasi harganya naik,” jelas Vivi kepada Hakim.

Awal mulanya, Tas hermes tersebut di jual Oleh Devita Kepada Vivi pada februari 2013 lalu, kabarnya tas mahal ini kerap dikenakan oleh para artis Hollywood ternama. Awal transaksi Vivi mentransfer sejumlah 850 Juta ke devita karena saat itu Tas Ini dijual segitu, setelah menerima transfer devitapun menyerahkan Tas hermes tipe Sac Birkin 30 Crocodile Nilocus ke tangan Wanita bernama lengkap Margaret Vivi.

Setelah 3 bulan berlalu transaksi jual beli tas ini, devita kembali menghubungi Vivid an menanyakan apakah Tas Hermes yang telah dibelinya tersebut Mau diJual lagi sebab ada yang berminat membeli ta situ seharga Rp 950 Juta. Karena mendapat tawaran wah tersebut, Margaret tentunya sangat tergiur karena ia mendapat keuntungan selisih Rp 100 juta. Sementara itu transaksipun kembali terjadi dan Sebagai uang muka, Margaret menerima Rp 500 juta dari Devita dan sisanya akan dilunasi ketika pembeli telah mentransfer Rp 450 juta.

Apesnya nih bagi Vivi, setelah tiba waktu pembayaran sisanya yang telah ditentukan sesuai perjanjian mereka sebelumnya, Devita tak juga kunjung mentransfer sisanya Yang Rp450 juta lagi, vivi awalnya masih bisa bersabar kembali menunggu, namun, ternyata setelah diberikan tenggang waktu kembali, bahkan sampai dua tahun berlalu-pun devita tak juga mentransfer sisa harga Tas hermes tersebut. Karena tak bisa bersabar lagi dan merasa ini sebagai bentuk penipuan akhirnya Margaret mengambil langkah hukum dengan mengadukan hal ini ke Polda Metro Jaya. Lantas Devita ditahan dan ia diadili di PN Jakpus.

Devita membatah atas dakwaan jaksa agung padanya, menurut pengacara Devita, apa yang di ucapkan oleh Vivi adalah tidak benar. Pengacara devita mengatakan kalau justru vivi tidak dirugikan sama sekali sebagaimana yang didakwaan jaksa.

Justru yang rugi itu klien saya! Duitnya disita polisi Rp 100 juta,” kata Anda membantah Jaksa.

Note: melihat kasus ini, saya pribadi juga sempat merasa kebingungan, sebenarnya dimanakah letak harga tas ini bisa sampai segitu Mahalnya, mungkin hal ini hanyalah mereka para kelompok Sosialita dan pecinta fashion saja yang mengetahuinya. Waspadalah dengan Hobi anda.

Baca Juga : 10 Sepatu Termahal Di Dunia