Hukum Istri Membentak Suami Menurut Islam

Hukum Istri Membentak Suami Menurut Islam
Hukum Istri Membentak Suami Menurut Islam – Image Ilustrasi

Hukum istri membentak suami menurut islam memang sudah menjadi keharusan untuk diketahui oleh para pasangan yang telah menikah khususnya bagi umat muslim, begitupun bagi yang belum diberikan jodohnya agar kelak ketika telah mengarungi kehidupan rumah tangga bisa menjaga sikap yang baik diantara keduanya.

Sudah begitu banyak kenyataan yang kita lihat, dengat dan baca diberbagai media berita diantara kehancuran rumah tangga disebabkan seorang istri yang suka membangkang perintah suaminya, apa sebabnya? apakah karena memang belum tahu apa hukum istri membentak suami dalam islam? atau memang karena hawa nafsu terhadap keindahan dunia membuat para calon bidadari ini menjadi buta mata hatinya? Wallahu’alam..

Suami dan istri sudah ditakdirkan untuk hidup bersama dalam kehidupan cinta yang penuh dengan kedamaian. Awal pernikahan menjadi masa penyesuaian sekaligus masa yang paling indah. Segala kegiatan serasa sangat ringan karena dikerjakan berdua.

Setelah beberapa waktu, suami dan istri sudah akan terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. Rasa “biasa” mulai muncul seiring lamanya bersama. Tidak jarang perbedaan pendapat juga akan mulai terasa.

Sebenarnya berbeda pendapat antara suami dan istri adalah hal yang wajar. Selagi perbedaan pendapat bisa dikendalikan, keduanya boleh dan bebas berkata. Namun, disarankan bagi para istri untuk tetap berkata halus dan memelankan suara.

Terlepas dari hal tersebut, terkadang istri lepas kontrol. Ia membentak suami dalam keadaan emosi yang tak terkendali karena pendapatnya tidak diterima. Padahal, suami adalah kepala keluarga yang semestinya dipatuhi dan dihormati.

Lantas, bagaimana jika istri membentak suami Dan Apa hukum istri membentak suami menurut islam ?… 

Suami memiliki kedudukan yang paling tinggi di keluarga. Seorang istri tidak dibenarkan untuk membentak suaminya seolah-olah ia adalah atasan dan sang suami adalah karyawan. Jika Anda Bertanya apa landasan tentang hukum istri membentak suami menurut islam ? Berikut Disebutkan dalam sebuah hadis Rasulullah Sholullahu’Alaihi Wassalam.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidaklah pantas bagi seorang manusia untuk sujud kepada manusia yang lain. Seandainya pantas/boleh bagi seseorang untuk sujud kepada seseorang yang lain, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya dikarenakan besarnya hak suami terhadapnya…” (HR. Ahmad).

Hadis tersebut memperlihatkan kedudukan suami yang sangat tinggi atas istri. Bahkan, jika dibolehkan, para istri selayaknya sujud di kaki suami karena jasanya yang sangat besar. Oleh karena itu, tidak dibenarkan bagi seorang istri untuk membentak suaminya.

Wanita Menjadi penghuni Neraka Paling Banyak?…

Dalam berbagai pengajian dan acara tausiyah mungkin sudah sering kita dengar banyak disampaikan oleh para ulama tentang sedikitnya kaum wanita yang masuk surga dan kebanyakan penghuni neraka dari kaum wanita, apakah semua itu hanyalah ucapan para da’i? tidak saudariku! Sesungguhnya kabar tersebut telah berabad-abad lalu disampaikan oleh Rasulullah Sholullahu’alaihi Wasaalam, seperti dalam sebuah hadist shohih yang berbunyi:

Aku melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (Hadis Riwayat Al- Bukhari dan Muslim).

Begitupun dalam kisah solat gerhana matahari jaman Rasulullah, Dimana pada Saat itu Rasulullah Sholullahu’alai Wassalam dan para sahabatnya melakukan solat gerhana padanya dengan solat yang panjang , Rasulullah Sholullahu’alaihi Wassalam melihat Syurga dan Neraka. Ketika beginda melihat Neraka beginda bersabda kepada para sahabatnya:

“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Para sahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Baginda Sholullahu’alaihi Wassalam menjawab : “Kerana kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Baginda menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari)

Dalam hadis yang lain, Rasulullah Sholullahu’alaihi Wassalam menjelaskan tentang wanita penghuni Neraka, baginda bersabda :

… dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

Namun, para suami juga manusia biasa yang tak luput dari khilaf. Istri diperbolehkan untuk mengingatkan kesalahan suami. Peringatan tersebut hendaknya diucapkan dengan nada yang lembut dan halus. Tidak dibenarkan bagi seorang istri untuk membentak apalagi menyakiti hati suami.

Apakah Hanya Semata Semata Salah Istri ?

Untuk Para Suami, Ketika Mendapati Istri dan anakmu ada kejanggalan dan suka menentang perintah Allah Ta’ala dan Rasul-NYA maka janganlah langsung menjastis mereka, Periksa dan Intropeksi dirilah, apakah sudah mengajarkan kebaikan kepada mereka atau selama ini hanya disibukan dengan urusan duniamu saja.

Bukankah Allah Ta’ala Telah memberikan peringatan yang jelas dalam Al Qur’an?..

Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah At Tahrim ayat 6)

Peliharalah dirimu dari Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Surah Al Baqarah ayat 24)

Imam At-Tobari (rahimahu ‘Llah Ta’ala) Pernah menyatakan di dalam tafsirnya : “Ajarkanlah kepada keluargamu amalan ketaatan yang dapat menjaga diri mereka dari Neraka.

Di sisi lain, suami juga memiliki kewajiban untuk menghormati istri. Suami juga harus bersikap lembut terhadap istri. Suami dilarang keras berlaku sewenang-wenang pada istri dengan dalih dirinya adalah kepala keluarga.

Memang sudah sepatutnya apabila suami dan istri saling menghormati. Jika demikian, Insya Allah rumah tangga akan lebih harmonis dan tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Itulah Sekilas mengenai Apa hukum istri membentak suami menurut islam yang bisa dihadirkan dalam tulisan kali ini, Semoga bisa menjadi bahan perbaikan diri bagi para istri yang selama ini khilaf kepada suami tercintanya.

Jika mulai terjadi kesalahpahaman diantara kalian berdua, maka ingatlah kembali tujuan awal kalian saling ridho untuk menikah dan hidup bersama agar rasa kasih sayang dan cinta diantara kalian terus bersemi bak bunga mekar di pagi hari hingga menua.

Baca Juga: Fatwa Ulama: Hukum Menggunakan Wifi Tetangga Tanpa Izin Pemiliknya

Semoga Allah Ta’ala selalu melimpahkan Rahmat dan kebaikan dalam keluarga kita semua agar selalu menjadi keluarga yang bisa diteladani keluarga orang lain dalam hal kebaikan dan ketaatan kepada Sang Maha Memiliki Cinta dalam Rumah Tangga.