Indonesia Baru Punya 72 Fakultas Kedokteran

6965

 

Indonesia kekurangan jumlah dokter. Foto : Pixabay.com
Indonesia kekurangan jumlah dokter. Foto : Pixabay.com

LebahMaster.Com – Persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA, tak bisa dielakan. Banyak yang khawatir, Indonesia tak bisa bersaing. Namun, banyak pula yang optimis, justru di era MEA, Indonesia akan jadi ‘raja’ di tingkat kawasan Asia Tenggara.

Presiden Jokowi sendiri optimis Indonesia bisa bersaing. Bahkan, akan diperhitungkan tak hanya oleh negara satu kawasan, tapi juga oleh negara di luar kawasan. Indonesia, punya sumber daya yang bisa diandalkan, baik itu sumber daya manusia, maupun alamnya.

Tapi, bukan berarti Indonesia leha-leha saja. Persiapan di era MEA, harus ditingkatkan. Persiapan dari sisi SDM jadi prioritas. Sebab jika SDM tak dipersiapkan, pasar tenaga kerja akan dikuasai oleh pekerja asing. Namun seperti apa wajah SDM di negeri ini?

Koran Kompas, salah satu koran terbesar di Indonesia, dalam edisi 23 Januari 2015, pernah menurunkan berita yang menggambarkan ‘kekuatan SDM’ Indonesia dalam menghadapi MEA. Salah satunya tentang jumlah dokter di Tanah Air.

Menurut Managing Director Siloam Hospitals Group, Grace Frelita yang dikutip Kompas dalam beritanya, jumlah dokter di Indonesia masih kurang. Grace mengutip data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada 2014. Kata Grace, Indonesia kekurangan 8.999 dokter spesialis. Tak hanya kekurangan dokter spesialis, Indonesia juga kekurangan dokter umum. Kekurangannya mencapai 27.599 dokter umum.

Sementara fakultas kedokteran yang ada di Indonesia hanya 72 fakultas. Dan dari jumlah tersebut, yang mampu menghasilkan dokter spesialis hanya 21 fakultas. Tentu ini sangat tak sebanding dengan jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 250 juta orang.

Baca Juga: Indonesia Banyak Kekurangan Insinyur