Ini Dia Angka Kenaikan Tunjangan Anggota DPR

944

Angka Kenaikan Tunjangan Anggota DPR

Tunjangan Anggota DPR

Lebahmaster.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mendapatkan kenaikan tunjangan. Kenaikan tunjangan menyangkut beberapa item. Dan, seperti biasa kenaikan tunjangan itu sejak pertama masih usulan, memantik polemik. Pro kontra terjadi. Banyak yang menolak keras kenaikan tunjangan para wakil rakyat.
Mereka yang menolak, beralasan hingga sekarang DPR belum bekerja nyata. Bahkan, lebih banyak menghasilkan kegaduhan ketimbang bekerja menyuarakan kepentingan rakyat. Terlebih dalam kondisi ekonomi yang melesu, nilai rupiah yang terpuruk, serta daya beli masyarakat menurun, tak pantas DPR mendapatkan kenaikan tunjangan. Namun, pemerintah sendiri sudah menyetujui itu, meski tak sebesar yang diminta DPR. 

Baiklah kita lihat tunjangan apa saja yang mengalami kenaikan. Tunjangan kehormatan untuk Ketua badan atau komisi, Senayan mengusulkan Rp 11.150.000. Namun pemerintah hanya menyetujui Rp 6.690.000. Begitu juga untuk tunjangan bagi Wakil ketua badan atau komisi. Parlemen mengusulkan Rp 10.750.000. Tapi yang disetujui hanya Rp 6.460.000.  

Tidak hanya tunjangan untuk ketua dan wakil ketua komisi yang diusulkan naik, tapi tunjangan bagi anggota DPR pun diusulkan naik juga. Senayan misalnya mengusulkan tunjangan bagi anggota dewan Rp 9.300.000. Namun pemerintah sendiri hanya menyetujui Rp 5.580.000. 

Tunjangan komunikasi intensif pun diusulkan naik. Misalnya untuk ketua badan atau komisi, DPR mengusulkan Rp 18.710.000. Tapi yang disetujui pemerintah hanya Rp 16.468.000.  Dan untuk tunjangan wakil ketua badan atau komisi, parlemen mengusulkan Rp 18.192.000. Namun yang disetujui Rp 16.009.000. Tunjangan komunikasi bagi anggota DPR pun diusulkan naik Rp 17.675.000. Tapi yang disetujui hanya Rp 15.554.000.  Tunjangan lain yang diusulkan naik adalah tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan tunjangan bagi bantuan langganan listrik dan telepon. Untuk tunjangan-tunjangan ini, pemerintah menyetujui, namun tak sebesar yang diusulkan.
Untuk bantuan langganan listrik dan telepon, DPR mengusulkan Rp11.000.000. Tapi yang disetujui pemerintah hanya Rp7.700.000. Lalu, untuk tunjangan peningkatan fungsi pengawasan, misalnya untuk ketua komisi atau badan, parlemen mengajukan usulan kenaikan tunjangan sebesar Rp7.000.000. Tapi hanya disetujui Rp5.250.000.

Dan untuk tunjangan wakil ketua komisi atau badan, DPR mengusulkan Rp6.000.000, hanya disetujui Rp4.500.000. Sedangkan tunjangan untuk Anggota DPR, Senayan mengusulkan Rp5.000.000. Tapi hanya disetujui Rp3.750.000.

 

Baca Juga : Saatnya Kocok Ulang Pimpinan Senayan