Ini Dia Batu Giok Paling Murah Seharga 200 Milliar

2306

Batu Giok Ini Di Hargai Paling Murah Seharga 200 Milliar

Batu Giok Termahal
Gambar Batu Giok natural gold seberat 16 kilogram, yang dipatok seharga Rp 600 juta di Festival Batu Aceh 2015, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, 4 Februari 2015. Batu giok tersebut ditemukan 20 tahun lalu di sebuah sungai Kabupaten bener Meriah.

LebahMaster.Com – Banda Aceh, Batu Giok akhir – akhir ini menjadi buruan banyak orang, belum lama ini juga tengah di hebohkan karena penemuan batu giok di aceh yang kurang lebih seberat 20 Ton. Sementara itu para pencinta batu akik mereka memperkirakan kalau batu yang ditemukan itu di hargai paling murah 200 milliar rupiah.

Batu giok yang di perkirakan harganya paling murah 200 Milliar ini mampu menarik perhatian sekretaris Komunitas Pecinta Batu Alam ( KPBA ) Aceh, Hendro Saky beliau mengatakan, apabila batu giok tersebut di hitung secara kasar maka angka 200 Milliar tersebut merupakan harga yang pas untuk batu yang memiliki kandungan jenis Indocrase yang sangat super itu. Sementara itu untuk setiap batu yang mengandung jenis itu sangat bernilai tinggi sekali. Hendro menuturkan, selasa, ( 17/02/2015 ) “ anggaplah dari 20 Ton batu itu hanya 2 ton saja yang super,”.

Harga batu akik yang mengandung idocrase super di pasaran batu mulia adalah Rp 100 juta per kilogram. Satu kilogram batu akik itu bisa menghasilkan 10-12 mata cincin. Artinya, harga 2 ton batu itu adalah Rp 200 miliar. “Itu belum lain-lain, jenis solar dan neon yang harganya di bawah itu,” lanjut Hendro.

Batu giok seberat kurang lebih 20 ton tersebut ditemukan seorang warga Desa Pante Ara bernama Usman di hutan lindung yang berjarak sekitar 10 kilometer dari permukiman pada 2 Februari 2015 lalu. Tepatnya di kawasan hutan lindung Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya.

Sejak setelah ditemukannya batu Giok tersebut, Kabar penemuan itu kemudian beredar dari mulut ke mulut. Penduduk desa sekitar mulai berdatangan dan saling mengklaim kepemilikan batu itu. Perebutan itu nyaris berujung adu fisik diantara warga setempat.

Sayangnya sebagai penemu batu giok tersebut, Usman tidak bisa melakukan penambangan terhadap batu giok itu, dikarenakan adanya perturan dari pemerintah setempat yang melarang untuk menambang batu yang ditemukan tersebut. Sampai semua di putuskan mengenai penambangan batu giok tersebut mengharuskan para polisi ikut turun tangan dalam melakukan pengawasan terhadap batu giok yang di temukan oleh usman tersebut.

Read More : Inilah 3 Keahlian Yang Perlu Anda kuasai Jika Ingin Sukses