Perintah Presiden Jokowi Soal Bencana Asap

Presiden Jokowi Memerintahkan Tentang Bencana Asap

LebahMaster.Com – Presiden RI, Joko Widodo atau biasa disapa karib dengan panggilan Jokowi, dalam pembukaan Rapat Terbatas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Presiden pada Rabu, 16 September 2019 pukul 17.00 Wib, kembali menegaskan, agar aparat penegak, jangan ragu-ragu mengambil tindakan hukum bagi pembakar. Presiden menekankan penegakan hukum harus betul-betul ditegakkan.

Siapa yang bersalah dan menjadi tersangka harus diambil tindakan tegas. Jangan ragu-ragu. Jangan sampai terulang kembali tahun depan. Malu kita pada hal-hal yang sebenarnya bisa dicegah dengan mudah melalui semua upaya dari potensi yang ada,” kata Presiden.

Presiden minta, perusahaan yang membakar cabut saja ijinnya. Tim kesehatan juga diminta harus turun ke lapangan melayani masyarakat yang menderita akibat asap. Semua yang sudah direncanakan harus agar dijalankan.

Target yang ditetapkan harus berhasil. Water bombing harus tepat sasaran,” kata Presiden Jokowi.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, melaporkan kondisi terkini bahwa jumlah hotspot dan jarak pendang mulai membaik dengan adanya upaya pemadaman dan hujan. Upaya pemadaman diintensifkan melalui operasi udara, darat, penegakan hukum, dan sosialisasi.

Sementara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, kepolisian akan menambah 600 personil Brimob dan 68 penyidik untuk membantu memadamkan titik api, serta melakukan penegakan hukum. Saat ini, 168 kasus sedang ditangani dimana ada 140 tersangka dengan 7 korporasi sudah ditetapkan jadi tersangka. Sisanya, 27 korporasi dalam tahap penyelidikan.

Jumlah ini masih dapat bertambah. Mudah-mudahan proses penyidikan lancar. Semoga ada sangsi tambahan dengan blacklist kepada tersangka,” kata Badrodin.

Kita berharap semoga apa yang telah diperintahkan oleh Presiden Jokowi Terkait penanganan bencana asap yang menimpa indonesia dan negara tetangga bisa segera terealisasikan dengan baik agar keresahan masyarakat yang tertimpa bencana asap yang telah berlangsung begitu lama ini bisa teratasi secepat mungkin.

Baca Juga : Duh, Karena Asap, Bandara Jambi Lumpuh, 28.948 Jiwa Kena ISPA