Ini Keunggulan Jaringan 4G Hybrid Smartfren

Keunggulan Jaringan 4G Hybrid – ZTE Corporation, penyedia peralatan telekomunikasi, mengumumkan kerjasamanya dengan Smartfren Telecom Tbk. Kerjasama untuk membangun dan menyebarkan jaringan 4G LTE di Indonesia.

Menurut Shi Lirong, CEO ZTE Corporation, jaringan 4G LTE yang tersebar dapat mendukung mode TDD (Time Division Duplex) dan FDD (Frequency Division Duplex) secara bersamaan. Untuk memenuhi kebutuhan layanan Smartfren, jaringan ini berdasar pada platform core dual-mode CDMA/LTE yang dioperasikan pada frekuensi 800MHz dan frekuensi terbaru 2.300MHz. Jaringan ini juga mendukung fitur Carrier Aggregation (CA) untuk memberikan laju data yang lebih tinggi dan lebih handal.

Para pengguna atau pelanggan layanan telekomunikasi akan mendapatkan keuntungan lebih dari implementasi jaringan hybrid LTE,” kata Shi.

Shi menambahkan, dengan didukung dua standar LTE, yaitu TDD dan FDD, infrastruktur LTE yang disokong oleh ZTE dapat bekerja lebih optimal dengan perangkat yang telah mendukung jaringan 4G LTE dibandingkan dengan jaringan-jaringan yang hanya didukung oleh satu standar LTE. Jaringan ini juga dapat berkerja di dua frekuensi. Sehingga dapat menghadirkan kombinasi terbaik antara cakupan data yang luas dan bandwidth yang optimal, demi meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kami bangga dapat bermitra dengan Smartfren untuk meluncurkan jaringan 4G LTE di Indonesia,” ujarnya.

Shi menegaskan, ZTE berkomitmen penuh untuk menghadirkan ekosistem LTE termutakhir yang akan mendukung Smartfren dalam menawarkan layanan mobile broadband terbaik pada pelanggannya. Kerja sama ini telah memungkinkan ZTE untuk lebih mengokohkan posisinya sebagai mitra terpercaya untuk para operator telekomunikasi di Indonesia dalam mengembangkan dan memelihara ekosistem jaringan LTE mereka.

Kerja sama ini juga sesuai dengan visi jangka panjang kami dalam mengembangkan keberlangsungan jaringan LTE di Indonesia,” tambahnya.

ZTE sendiri memiliki sejarah kerja sama yang cukup panjang dengan Smartfren, yaitu sejak tahun 2006. Mulai tahun 2010, ZTE mendukung jaringan EV-DO Rev.B pertama yang diluncurkan di Indonesia. Selain itu ZTE, memainkan peranan penting dalam peluncuran perangkat konsumen yang mendukung jaringan EV-DO Rev.B baru dalam 2 tahap implementasi.

Pada Desember 2014, ZTE telah menyebarkan 98 jaringan LTE komersial, menandatangani 160 kontrak LTE, dan menyelenggarakan lebih dari 85 uji coba jaringan LTE di Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Asia Pasifik.