Inilah Perempuan yang Menyamai Prestasi SBY dan Tito Karnavian

2847

Perempuan yang Menyamai Prestasi SBY dan Tito Karnavian

Jakarta – Adhi Makayasa adalah bintang penghargaan yang diberikan kepada lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil). Tapi penghargaan serupa juga diberikan kepada lulusan terbaik Akademi Kepolisian. Banyak kemudian yang meraih Adhi Makayasa kemudian jadi orang penting baik di militer maupun di republik ini. Salah satu yang paling menonjol adalah Susilo Bambang Yudhoyono atau biasa dipanggil SBY.

SBY adalah peraih bintang Adhi Makayasa pada saat ia lulus dari Akmil tahun 1973. Karirnya kemudian moncer di TNI. Pernah jadi menteri di era Gus Dur. Kemudian jadi Menkopolhukam di masa Megawati Soekarnoputri jadi Presiden. Dan terakhir, SBY menjadi Presiden setelah menang pada pemilihan presiden tahun 2004 yang merupakan pemilihan presiden pertama secara langsung.

Di pemilihan presiden 2004, SBY mengalahkan bosnya, Megawati Soekarnoputri yang ketika itu berpasangan dengan KH Hasyim Muzadi. Sementara SBY sendiri berduet dengan Jusuf Kalla.

Pada pemilihan presiden 2009, kembali SBY mencalonkan diri. Kembali SBY menang. Menariknya yang dikalahkan masih tetap yaitu Megawati yang kali ini menggandeng Prabowo Subianto sebagai calon wakil presidennya.

Pangkat terakhir SBY di militer adalah jenderal bintang empat. Di TNI, SBY pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodam Jaya. Atasannya ketika itu adalah Sutiyoso. Jabatan lainnya yang pernah dipegang SBY adalah Kepala Staf Sosial Politik ABRI atau Kasospol. SBY juga pernah jadi Kepala Staf Teritorial atau Kaster TNI.

Jenderal lainnya yang pernah meraih Adhi Makayasa adalah Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut merupakan peraih Adhi Makayasa tahun 1970. Luhut pernah jadi Duta Besar di Singapura era Habibie. Di era Gus Dur, Luhut diangkat jadi Menteri Perdagangan dan Industri.

Karir militernya sendiri lebih banyak dihabiskan di kesatuan khusus TNI-AD. Berbagai operasi militer pernah dijalani Luhut. Luhut juga tercatat sebagai salah satu pendiri Detasemen Satuan Penanggulangan Teror 81 (Satgultor 81), satuan elit anti teror di Kopassus.

Saat ini, di era Presiden Jokowi, Luhut menjabat sebagai Menko Kemaritiman. Sebelum jadi Menko Kemaritiman, Luhut sempat menjabat Menkopolhukam. Sebelumnya lagi, Luhut memegang posisi Kepala Staf Kepresidenan.

Perwira lainnya yang pernah meraih Adhi Makayasa adalah Jenderal Budiman. Jabatan terakhir Budiman di TNI, adalah Kepala Staf TNI-AD. Perwira lainnya yang pernah jadi lulusan terbaik adalah Letnan Jenderal Suryo Prabowo, mantan Kepala Staf Umum TNI. Suryo Prabowo meraih bintang Adhi Makayasa pada 1976.

Untuk Akademi Kepolisian atau Akpol, Jenderal Tito Karnavian adalah salah satu yang pernah meraih Adhi Makayasa. Tito menjadi lulusan terbaik Akpol pada tahun 1987. Jenderal polisi lainnya yang tercatat sebagai peraih Adhi Makayasa adalah Sutanto, mantan Kapolri. Sutanto, meraih bintang Adhi Makayasa pada tahun 1973.

Namun memang jika melihat para perwira peraih Adhi Makayasa, didominasi oleh tentara atau polisi laki-laki. Tapi ternyata, ada juga perempuan peraih Adhi Makayasa. Dia adalah Ratna Quratul Aini, seorang polisi wanita.

Ratna menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 2006. Saat itu yang menyematkan pangkat perwira di pundak Ratna adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ratna sendiri merupakan perempuan kelahiran 10 Mei 1982.

Prestasi Ratna jadi lulusan terbaik setelah menyisihkan 293 taruna dan 48 taruni. Tidak hanya Adhi Makayasa yang diraihnya, Ratna juga dapat penghargaan Ati Tanggap, karena indeks prestasi kumulatifnya (IPK) yang tertinggi, yaitu 3,44. Menariknya lagi, Ratna masuk Akpol setelah sebelumnya sempat berkarir sebagai bintara polisi di Mabes Polri. Saat diterima di Akpol, Ratna kembali memulai dari nol. Pangkatnya sebagai bintara ditanggalkan.

Sumber: Disarikan dari Majalah Tempo, Edisi Desember 2006.