Inilah Rahasia Sukses Budi Harta Winata Pengusaha Baja yang Sangat Mengagumkan

3255
Budi Harta Winata Pengusaha Baja Sukses
Budi Harta Winata ( Tengah) Foto detik

Rahasia Sukses setiap orang memang berbeda – beda, begitu juga ketika kita mendengar mereka membeberkan perjalanan panjang mereka meraih keberhasilan dengan penuh semangat perjuangan banting tulang atau mendapatkan suntikan dana dari investor itu memang sudah hal yang lumrah dan biasa. Kali ini sebuah rahasia sukses seorang Pengusaha baja atau Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan merupkan kunci keberhasilan yang luar biasa, mungkin inilah yang termasuk dalam kategori bahasa kiasan yang populer ” Sukses dengan strategi Ghoib”. karena apa yang beliau lakukan merukan hal yang berhubungan dengan perintah dari Yang Maha Kuasa untuk memuliakan orang yang berjuang melahirkan kita.

Mari bersama kembali kita menyimak kisah Singkat perjalanan Sukses Seorang Pengusaha Baja Multinasional ini. Budi Harta Winata memulai usahanya pada tahun 2004 dengan modal awal pinjaman dari bank. Usahanya bertambah pesat hingga hari ini.Jika menilik masa lalunya, banyak orang tidak percaya beliau bisa menjadi pengusaha sukses seperti sekarang ini. Lelaki tinggi besar ini pernah menjadi tukang las keliling dan TKI ilegal di Malaysia. Tapi roda kehidupan terus berputar, dulu Budi harus merangkak dari bawah untuk memulai usaha. Kini Budi berada di atas. Semua kesuksesannya diraih dengan melalui jalan terjal. Menurutnya kesuksesan yang diraih bukan melulu hasil kerja keras, tapi juga ditunjang amalan sosial yang dilakukannya.

Suatu Ketika Bapak Budi Harta Winata ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha dalam sebuah sesi wawancara, jawabnya singkat:

“Jadikan Orang Tuamu Raja, Maka rezeki mu seperti Raja”.

Pengusaha sukses yang bergerang di bidang pembuatan Bata Multinasional yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja. Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya.

Pria Sukses asal Banyuwangi ini melanjutkan, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu”. Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta ke mereka, padahal kita sudah dewasa. Atau orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja. Bila ini yang terjadi maka rezeki orang itu adalah rezeki pembantu, karena ia memperlakukan orang tuanya seperti pembantu. Walau suami atau istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya.

Selain sebagai Anak yang Sangat Berbakti dan Memuliakan Kedua Orang Tuanya, Budi Juga menuturkan bahwasanya Rahasia suksesnya yang lain adalah Taat pada perintah Allah Swt. Beliau tidak pernah lalai dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim. Bahkan, ia menularkannya pada seluruh karyawan di perusahaan miliknya. Beliau menjalankan spiritual company di perusahaannya. Jika tiba waktu sholat, mesin dimatikan. “Padahal, kalau dihitung-hitung secara logis, saya bisa ‘rugi’ 25 juta saat mematikan mesin selama lima belas menit,” kata Budi.

Tapi, sholat adalah bukan untung rugi. Ketika panggilan Allah telah datang, aktivitas keduniaan kita memang harus segera dihentikan. Karena seorang muslim bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah,” ujarnya santai.

Satu hal yang tidak ditinggalkan Budi sampai saat ini adalah bersedekah. Baginya bersedekah adalah sebenarnya bukan mengurangi harta, tapi sebaliknya harta akan bertambah.

Budi berusaha untuk memberi manfaat bagi orang lain melalui sedekah yang dikeluarkannya. Karena baginya keberkahan harta bukan dilihat dari jumlah, melainkan sejauh mana harta yang dimiliki meemberi manfaat pada orang banyak.

Selain dari bukti yang dilakukan oleh Budi Harta Wianata betapa dahsyatnya cara meraih keberhasilan dunia akhirat dengan memuliakan Orang Tua juga telah dilakukan survey oleh para ahli penelitian. Menurut sebuah lembaga survey yang mengambil sampel pada 700 keluarga di Jepang, anak-anak yang sukses adalah :

Mereka yang memperlakukan dan melayani orang tuanya seperti seorang Kaisar Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan kurang perduli pada orang tuanya. Tapi juga JANGAN mendekati orang tua hanya untuk mendapatkan hartanya. Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada di angan-angan.

Berbahagia dan Betapa beruntungnya orang – orang yang masih mendapati kedua Orang Tua Mereka ada di kehidupan mereka di dunia ini, dengan begitu Tidak ada kata Terlambat untuk meminta maaf dan memohon Ridho dari Keduanya untuk setiap langkah perjuangan Hidup ini agar juga bisa mendapatkan Ridho dari Allah Ta’ala. Yakin Bahwa apa yang telah kita perbuat untuk memuliakan kedua Orang Tua Kita tidak akan sia – sia di Mata Allah ta’ala karena janji Yang Maha Kuasa Pasti benar. Jika tidak di Dunia maka kelak akan kita petik di Akhirat.

Sekarang adalah waktunya untuk berubah lebih baik , Bila berada diperantuan jangan lupa segera Telpon mereka sesering Mungkin, dan bila berada didekat mereka jangan lewatkan waktumu untuk berbakti dan mendapatkan Pahala sebanyak mungkin dari Kedua Orang Tuamu. Semoga kesuksesan Dunia Akhirat akan kau raih. Aamiin…