Jeritan Dari Mereka Yang Disekap Asap

1130

LebahMaster.Com – Kepungan asap masih mengepung beberapa wilayah di pulau Sumatera, terutama daerah Provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. Bahkan, kepungan asap juga menyekap beberapa wilayah di Kalimantan.

Jeritan Mereka Yang terkena Asap

Pemerintah sendiri terus berupaya memadamkan asap yang diduga banyak disebabkan karena pembakaran lahan dan hutan, atau biasa disebut Karhutla. Hujan buatan sudah dilakukan. Pun pengerahan ribuan tentara dan polisi. Juga, penegakan hukum bagi pelaku pembakaran. Sudah ada beberapa korporasi serta individu yang dijadikan tersangka kasus karhutla.

 

 

Kemarin, Selasa siang, 6 Oktober 2015, saya menerima kiriman broadcast messenger yang dikirimkan via layanan blackberry messenger dari seorang kawan. Isi broadcast messenger ini, membuat saya mesti mengelus dada. Isinya tentang jeritan dari warga yang dikepung asap. Mereka, merindukan udara segar. Mereka, sekarang sangat menderita. Bahkan menganggap asap yang menyekap mereka seperti alat pembunuh, yang membuat mereka mati pelan-pelan.

 

 

Ribuan anak, tak bisa sekolah. Ribuan warga, sesak dan kena penyakit. Bahkan korban asap sudah berjatuhan. Mereka pun bertanya, sampai kapan kepungan asap akan menyekap mereka.

 

 

Ini isi jeritan dari mereka yang dikepung asap:
Mohon doanya sedulur kabeh, saudara sebangsa setanah air. Hari ini asap pekat kembali menyelimuti Riau. Kepekatannya mungkin empat kali lipat dari sebelumnya. No electrik, no school, no flight, no oxygen. Demi Allah, ini terasa seperti genosida. Negara sedang membunuh 6,3 juta rakyat Riau pelan-pelan. Kami cuma diberi masker kue, bukan masker standart sesuai status tanggap darurat bencana. Kualitas udara bukan lagi berbahaya, tapi sudah merusak bahkan membunuh. Partikel berbahaya ini sudah dua bulan kami hirup tanpa henti. 24 jam setiap hari. Sudah 55 ribu warga, mayoritas balita dan orang tua, bertumbangan karena asap. Ini bukan lagi bencana biasa. Tolong bantu broadcast. Jika tak bisa sama-sama mendesak pemerintah turun tangan, tolong doakan kami masih tetap bernafas esok hari. Kami masih melawan asap,

 

 

Broadcast messenger yang saya terima, tertera juga nama pengirimnya, yaitu Afni Zulkifli yang mengatas namakan rakyat Riau. Bahkan dicantumkan pula nomor HP-nya : 87780483113.