Karyawan Di Indonesia Tak Bisa Lepas Dari Sosmed

1493

Karyawan Cantik Di Indonesia

Karyawan – Sekitar bulan Mei 2015, saya sempat menerima kiriman hasil survei yang dilakukan situs bursa lowongan kerja online, www.jobstreet.com. Hasil survei jobstreet saya terima via surat elektronik. Seperti apa hasil surveinya? Berikut hasil survei yang bisa saya rangkum.

Hasil survei Jobstreet.com, mencatatkan, sebanyak 51 persen, karyawan selalu mengunggah apa saja yang terjadi di kantor. Hasil survei lainnya, sebanyak 21 persen karyawan punya akun medsos pribadi dan kantor.

Survei Jobstreet juga coba, memotret waktu akses karyawan ke jejaring media sosial. Yang menggunakan waktu akses selama 1 jam, tercatat 24 persen. Sementara karyawan yang menggunakan waktu akses medos selama 2 jam, sebanyak 35 persen. Dan yang gunakan waktu akses selama 3 jam, sebanyak 19 persen. Yang akses medsos selama 4 jam, hanya 22 persen.

Survei Jobstreet juga mencatatkan, karyawan yang mengaku tak memiliki akun di medsos, hanya 1 persen saja. Sementara yang punya satu akun medsos, sebanyak 10 persen. Dan, yang memiliki dua akun medsos sebanyak 16 persen. Lalu yang memiliki tiga akun sosmed, atau medsos, sebanyak 22 persen.

Sebanyak 18 persen karyawan, mengaku punya 4 akun sosmed. Sisanya, sebanyak 13 persen, mengaku memiliki 5 akun socmed. Dan, 21 persen lebih mengaku punya lebih dari 5 akun socmed Survei Jobstreet itu sendiri diikuti 14 ribu karyawan dari berbagai industri dan jabatan. Survei dilakukan bulan Mei 2015 lalu.

Baca Juga : 4 Cara Sukses Di Dunia Karir

Note :

begitulah kenyataannya yang terjadi di negara kita ini, entah apa alasannya mengapa media sosial begitu berpengaruh sekali dalam hidup seseorang, bahkan semakin hari dari setiap pergantian tahun jumlah pengguna dari media sosial di indonesia semakin mengalami peningkatan yang signifikan. bahkan tidak jarang karena pengaruh tersebut sering terjadi berbagai kasus yang tidak baik menjurus ke hal – hal negatif.

memang tidak salah dan juga merupakan hak dari setiap orang dalam hal ini mengakses media sosial, terlebih jika waktu tersebut digunakan dengan baik dalam hal yang bermanfaat, misal untuk menghubungi keluarga jauh menjalin relasi yang positif serta tidak membuat kasus seperti yang sering kita dengar di media ( merusak hubungan rumah tangga, perselingkuhan, penipuan dan lainnya ).

kita percaya bahwasanya tujuan dari di ciptakannya media sosial sangatlah baik, agar setiap orang bisa terhubung dan berinteraksi dengan banyak orang dibelahan dunia demi menjalin hubungan yang positif dan saling bermanfaat untuk kebaikan. bahkan jika digunakan dengan baik dalam hal berbisnis media sosial juga bisa menjadi ladang meraup rupiah yang sangat menjanjikan sekali, karena banyak para milyader terlahir dari menjalankan bisnis melalui jejaring medsos. sebagai karyawan juga bisa menjadi karyawan yang lebih berpotensi dan profesional dalam berkerja dengan memanfaatkan aplikasi ini untuk menambah informasi yang bermanfaat dan belajar hal – hal baik dari teman medsosnya.