Kenali 8 Jenis KPR Di Indonesia Berikut, Manakah yang Cocok Bagimu?

945

Mengenal Delapan Jenis KPR yang ada Di Indonesia

Jenis KPR Di Indonesia

Lebahmaster.com – Impian bisa memiliki rumah dengan cepat adalah harapan semua orang namun sayangnya tidak semua orang mampu membeli rumah idaman dengan cara tunai dari uang sendiri, maka dari itulah pihak bank mengeluarkan layanan untuk menjadi solusi bagi masyarakay yang ingin memiliki rumah tapi belum memiliki kemampuan membeli secara langsung dengan uang mereka sendiri secara tunai yaitu dengan menyediakan fasilitas KPR ( kredit kepemilikan rumah ).

 

Tradisi mengenai KPR yang sangat melekat pada kebanyakan masyarakat secara umum adalah Hanya mengenal KPR saja tapi belum menkaji lebih dalam apakah disana masih ada pembagian lagi dari Kategori jenis KPR yang disediakan oleh Bank. Padahal sebenarnya dari pihak bank sendiri memiliki penawaran KPR tidak hanya ada satu saja melainkan juga terdapat beberapa Jenis yang bisa dijadikan pilihan oleh masyarakat sesuai dengan keinginan dan kemampuan masing – masing pemohon KPR.

 

Berikut ini kami bagikan informasi mengenai jenis Jenis KPR yang ada di Indonesia, mungkin bisa menjadi pilihan terbaik kamu yang ingin membeli rumah dengan cara KPR ( Kredit Kepemilikan Rumah ) :

 

1. KPR Konvensional

Jenis KPR konvensional merupakan jenis kpr pertama yang sudah sangat dikenal dan akrab sekali di telinga masyarakat. KPR konvensional juga sering disebut dengan KPR yang bersifat Non – Subsisdi, hamper semua Bank menyediakan fasilitas KPR jenis Konvensional ini. Tentunya setiap Bank memiliki syarat dan ketuan suku bunga yang berbeda – beda terhadap KPR konvensional ini.

 

KPR ( kredit kepemilikan rumah ) Konvensional bukan termasuk program pemerintah melainkan semata – mata fasilitas dari pihak bank sendiri, itu sebabnya Bank akan memberikan sanksi yang sangat berat kepada siapapun pengaju KPR konvensional yang telah dalam pembayaran angsuran KPR mereka, masa berlaku KPR konvensional biasanya berkisar sampai 25 Tahun lamanya.

 

2. KPR Bersubsidi ( KPR dari pemerintah )

Kpr subsidi adalah KPR yang termasuk program dari pemerintah, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan KPR Bersubsidi ini karena KPR subsidi hanya diperuntukan bagi mereka yang berpenghasilan rendah serta belum punya rumah. Uang muka untuk KPR ini juga lebih rendah dibandingkan KPR konvensional, type rumah yang tersedia dari KPR bersubsidi adalah Tipe 36 .

 

KPR bersubsidi memiliki kekurangan dari segi Lokasi rumah berada ditempat terpencil dan susah untuk akses kemana – mana. Untuk harga rumah yang bisa diperoleh dengan KPR subsidi adalah kisaran Rp 120 juta saja. Suku bunga KPR bersubsidi 7,25% Flat itu sudah termasuk premi asuransi jiwa, kebakaran, serta asuransi kredit. pada kabar yang banyak beredar di media pada awal 2016 pemerintah akan menurunkan bunga KPR bersubsidi hingga 5% Flat. Selain itu KPR bersubsidi terbebas dari Pajak pertambahan nilai ( PPN ).

 

3. KPR Pembelian

Kpr jenis ini adalah metode pembayaran saat membeli rumah dengan cara pihak bank memberikan pinjaman untuk membeli rumah kepada nasabah. Sementara itu rumah yang dibeli tersebut dijadikan jaminan ke pihak bank oleh nasabah. Perlu diketahu, untuk dijadikan agunan bukan hanya rumah saja melain bisa juga produk property lainnya seperti Apartemen, rukan, dan ruko.

 

4. KPR Syariah

KPR syariah memiliki system jual beli ( murabahah) artinya pihak bank yang menyediakan KPR syariah akan membayarkan rumah yang hendak anda beli kemudian selanjutnya anda hanya bertugas untuk mencicil angsuran kepada bank selama 15 Tahun. Selain itu jumlah cicilan juga bersifat tetap karena pihak bank syariah tidak menerapkan system bunga, hanya saja harga rumah tersebut sudah ditambah dengan keuntungan yang telah ditentukan oleh pihak bank. Itulah mengapa KPR syariah sangat banyak peminatnya sekarang selain itu pilihan ini juga banyak diburu mereka yang tidak mau berurusan dengan bunga Bank dari fasilitas KPR.

 

5. KPR Refinancing

Jenis KPR Refinancing ini sebenarnya lebih ke meminjamkan uang kepada nasabah bukan bertujuan untuk pembelian rumah secara khusus atau dengan kata lain KPR Refinacing bersifat pinjaman pribadi.

 

KPR Refinancing merupakan fasilitas peminjaman uang dengan menjadikan rumah yang telah kita miliki sebagai jaminannya, walaupun untuk dijadikan jaminan KPR Rfeinancing tidak hanya rumah saja melian juga bisa berupa surat tanah dan sertifikat senilai KPR refinancing yang diberikan lainnya.

 

6. KPR Take Over

Jenis KPR take Over mungkin masih belum banyak yang tahu, karena memang pihak bank yang memberikan fasilitas ini juga belum terlalu banyak. Salah satu bank yang sudah lama memberikan fasilitas KPR Take Over adalah Bank Mandiri.

 

KPR take Over adalah fasilitas KPR yang berfungsi untuk memindahkan pinjaman KPR yang sedang berjalan ke Bank Lain dengan ketentuan keuntungan dari KPR Take Over ini adalah pada penambahan limit pinjaman. Biasanya Jenis KPR take over lebih bersifat persaingan antar bank untuk bisa mendapatkan konsumen baru.

 

7. KPR Angsuran Berjenjang

Kredit kepemilikan rumah ini merupakan fasilitas bank berupa pemberian pinjaman untuk pembelian rumah dengan keuntungan bagi peminjam diberikan penundaan pembayaran angsuran sampai pada tahun ketiga, bank yang menyediakan KPR angsuran berjenjang ini adalah Bank mandiri.

 

8. KPR Duo

Jenis KPR terakhir ini mungkin masih terdengar asing karena memang jenis kpr satu ini sangat jarang ditawarkan pihak bank kepada konsumen mereka, salah satu bank yang menawarkan jenis kpr duo adalah bank mandiri.

 

KPR duo mandiri adalah jenis pinjaman yang diberikan untuk pembelian rumah tinggal, ruko, apartemen, rukan , mobil, motor ataupun furniture.

 

Demikian sekilas info mengenai jenis KPR ( kredit kepemilikan Rumah ) yang ada di Indonesia sebagai sarana pembantu bagi masyarakat yang ingin membeli rumah tanpa modal sendiri. Semoga bermanfaat.

 

Sumber : rumahdot.com, aturduitdot.com dan referensi lainnya.