Kisah Jam Rolex Kyai Said Aqil Siradj

1004

Jam Rolex Kyai Aqil Siradj

Sepenggal Jam Rolex Kyai Aqil Siradj

Lebahmaster.com, kisah – Saat peringatan hari lahir Pancasila, di Tugu Proklamasi, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kyai Haji Said Aqil Siradj, didaulat untuk memberikan kata sambutannya. Hadir di acara tersebut, beberapa tokoh nasional antara lain mantan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, Sekjen PDIP, Hasto Kristanto, dan sejumlah pimpinan ormas keagamaan dan kepemudaan.

Seperti biasa, setiap pidato Kyai Said selalu menyelipkan humor dan cerita-cerita yang kerap mengundang gelak tawa. Tanpa teks, Kyai Said pun memberi kata sambutan. Kata Kyai Said, bagi NU, Pancasila sudah harga mati. Dan, bagi siapapun yang coba-coba merubah Pancasila, pertama-tama akan berhadan dengan seluruh unsur NU.

Indonesia sebagai NKRI yang berdasarkan Pancasila sudah final. Barang siapa mau merubah 4 pilar, akan berhadapan dengan NU, Dengan Ansor, dengan Banser,” kata Kyai Said.

Dan bicara soal 4 pilar, kata Kyai Said, ia selalu teringat almarhum Taufik Kiemas, suami Megawati Soekarnoputri. Saat jadi Ketua MPR, almarhum Taufik Kiemas, adalah orang yang paling getol dan bersemangat menyuarakan pentingnya merawat 4 pilar.

Bicara 4 pilar, saya selalu ingat almarhum Pak Taufik Kiemas,” kata Kyai Said.

Sampai kemudian Kyai Said bercerita. Tentang Taufik Kiemas, ia punya kenangan tersendiri. Kata dia, ia pertama kali punya jam Rolex, karena Taufik Kiemas. Taufik yang memberinya jam Rolex. Padahal selama ini, ia selalu beli jam yang harganya paling banter 200 ribuan.

Ingat Pak Taufik, saya selalu ingat jam Rolex. Pertama kali saya punya jam itu karena Pak Taufik Kiemas, ” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Hidup Wanita Paruh Baya