Kisah Seorang Bupati dan Presiden Jokowi

677
Bupati Tapanulis Utara Nikson Nababan Bersama Presiden Jokowi
Bupati Tapanulis Utara Drs.Nikson Nababan sambut Kedatangan Presiden RI Ir.Joko Widodo, Selasa (01/03/2016).

Tapanuli Utara – Suatu waktu, saya pernah diajak untuk meliput kegiatan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo ke Parapat, Sumatera Utara. Di sana, Menteri Tjahjo hendak menutup acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak, yang digelar di tepi Danau Toba yang indah.

Usai acara, Mendagri diajak makan sore oleh Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. Di sebuah rumah makan, tak jauh dari Danau Toba, kami makan. Beruntung, saya diajak satu meja dengan Mendagri dan sang Bupati.

Sambil menikmati menu ikan, Bupati Tapanuli Utara bercerita tentang bandara Silangit, yang ada di daerah Siborong-borong, Tapanuli Utara. Bandara itu, kini punya landasan yang bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar. Dulunya, bandara itu landasannya pendek saja. Saya pernah mendarat di bandara itu, saat masih berupa bandara kecil. Mendarat di sana, pakai pesawat kecil. Menegangkan memang.

Presiden Joko Widodo bersama Bupati Tapanuli utara

Pak Bupati bercerita, ia tak menyangka bandara yang ada diwilayahnya kini bisa didarati pesawat-pesawat besar. Seperti mimpi, katanya. Karena penasaran, saya ikut nimbrung mengobrol. Saya menanyakan, kenapa sampai kemudian bandara Silangit bisa seperti sekarang.

Bupati Nikson pun bercerita. Ketika itu, Presiden Jokowi datang berkunjung ke wilayah Danau Toba. Ia dan bupati lainnya di sekitar Danau Toba hadir menyambut Presiden. Dan, dalam bincang-bincang dengan kepala negara itulah, ia mengutarakan harapannya agar bandara Silangit bisa didarati pesawat besar yang dimiliki maskapai-maskapai tenar seperti Garuda, Lion Air dan Sriwijaya. Kata dia, Presiden Jokowi ketika itu langsung memanggil Menteri Pekerjaan Umum. Dan, ia seperti mimpi, ketika kemudian proyek perpanjangan landasan benar-benar terealisasi.

Kisah kedua, kata dia, ketika Presiden meresmikan pengoperasian bandara Silangit yang telah diperpanjang. Ketika itu, ia kembali mengutarakan harapannya agar pesawat milik maskapai Garuda bisa mendarat dan melayani rute hingga ke bandara Silangit.

“Bapak Presiden ketika langsung memangil Direktur Angkasa Pura. Pak Presiden bertanya, bisa enggak pesawat Garuda mendarat ke sini? Di jawab Pak Direktur Angkasa Pura, bisa pak. Sekarang pesawat Garuda mendarat di Silangit,” kata Bupati Nikson.

Menurutnya, seperti itulah pemimpin yang bekerja. Benar-benar, negara hadir dan dirasakan keberadaanya oleh rakyat. Bukan sekedar janji. Bukan pula wacana sekedar untuk menumbuhkan harapan. Tapi, kata-kata benar-benar dilaksanakan. Nyata dan terbukti.

Saya mengamininya. Memang seharusnya seperti itu seorang pemimpin. Dia hadir lewat kerja. Bukan terasa sekedar lewat kata dan wacana. Karena yang ditunggu rakyat adalah hal yang konkrit. Bukan sekedar rencana yang kerap hanya jadi wacana. Entah kapan diwujudkan.