Komentar Sami Yusuf Tentang Film Muhammad Messenger Of God

1863

Sami Yusuf - Muhammad Messenger Of God

Sami Yusuf, Film Muhammad Messenger Of God – setelah beberapa hari dirilisnya film Nab Muhammad Yang menceritakan tentang kisah perjalanan Nabi Muhammad Semasa kecil dan baru mendapatkan kritikan Kotroversi dari Universitas Al – Azhar seperti pendapat yang disampaikan Oleh Profesor Abdel Fattah Alawari, dekan Fakultas Teologi Islam di Al-Azhar.

Masalahnya sudah jelas. Syariah melarang mewujdkan Nabi,” ujarnya.

Jika Al – Azhar University Menolak, Berbeda dengan pendapat yang disampaikan oleh Musisi Islami yang sudah melagenda Sami Yusuf, justru sebaliknya ia sangat medukung sekali film nabi Muhammad produksi Nagara Iran tersebut Terus ditayangkan.

Menurut Pria kelahiran 21 Juli 1980 (35 tahun), Teheran, Iran tersebut, yang juga ikut andil dalam film Nabi Muhammad, Messenger Of God karena ia merupakan penyanyi Utama untuk lagu tema Mohammad, Messenger of God, pelarangan tayang film itu terlalu dipolitisasi.

Kebanyakan reaksi itu terlalu politis,” Ujar Yusuf pada Reuters.

Saya pun yakin orang-orang di Al-Azhar dan lainnya yang mengkritik film ini belum menontonnya. Mereka hanya melawannya karena itu seperti mengekspor budaya Iran,” ujar Yusuf lanjut.

Sami Yusuf sendiri menyapaikan dukungan penuh Untuk film itu, karena menurutnya belum banyak film tentang Muhammad, apalagi dibandingkan Yesus atau nabi lain di Kristen.

Anda tidak bisa terus mempelajari Nabi Muhammad dan jatuh cinta pada hidup serta karakternya. Jika film ini membuat orang-orang di seluruh dunia tahu nabi kita lebih baik dan melihat betapa baik dia, tugas kita selesai,” Jelas yusuf.

Note : Kami tidak bermaksud memojokan pendapat siapapun dalam hal ini, siapapun yang lebih benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku maka itulah yang lebih baik dalam kasus Film Nabi Muhammad, Messenger Of God ini. Semoga Kita lebih bijak dan tidak saling menjastis satu sama lain, biarkan yang memiliki wewenang dalam mengambil keputusanlah yang menyelesaikan Perkara ini. Jika memang suara kita diperlukan dan membawa manfaat lebih banyak Moggo keluarkan pendapat secara bijak dengan penuh perdamaian. Semoga kebaikan senantiasa berpihak kepada Kita Semua agar selalu bisa berbagi manfaat antar sesama.