La Ode Ida : Pak Jokowi, Pak Kalla, Intropeksilah

793

La Ode Ida

Lebahmaster.com – Satu tahun sudah usia pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. Tapi, kata mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), La Ode Ida, Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla, harus intropeksi. Lha, kok bisa Bang La Ode ini minta Presiden dan Wakil Presiden untuk intropeksi? Apa kesalahan Pak Jokowi dan Pak Kalla, hingga Bang La Ode minta keduanya intropeksi?

 

Menurut Bang La Ode, Pak Jokowi dan Pak Kalla mesti intropeksi karena implementasi janji-janji politiknya yang belum juga dilunasi. Karena kata Bang La Ode ida , jika mau jujur, merujuk pada pencermatan banyak pihak, banyak janji Pak Jokowi juga Pak Kalla yang belum ditunaikan.

 

Bisa juga dikatakan bahwa Jokowi-Jusuf Kalla, telah cenderung lalai menetapi janji,” kata Bang La Ode.

 

Pertama kata Bang La Ode Ida, soal janji untuk menampilkan pemerintahan yang profesional yang bukan berdasarkan jatah-jatahan pendukung, ternyata tak terbukti. Faktanya, sejak awal pemerintahannya, Pak Jokowi dan Pak Kalla banyak melanggar itu. Kedua, janji untuk ciptakan pemerintahan yang bersih dengan cara memperkuat KPK, ini pun belum kelihatan.

 

Lha, faktanya, justru KPK dibiarkan dilemahkan oleh instrumen negara yang berada di bawah kendalinya. Bahkan partai pendukungnya di DPR, yakni PDIP, NasDem dan PKB, berupaya merevisi UU KPK yang arahnya pada pelemahan KPK,” uja Bang La Ode.

 

Bang La Ode juga menyorot kinerja Jaksa Agung yang dijabat oleh Pak HM Prasetyo. Di mata Bang La Ode, kinerja Pak Prasetyo sebagai Jaksa Agung, jauh dari harapan. Pak Prasetyo terbukti belum bisa diandalkan untuk jadi panglima di Gedung Bundar dalam memberantas korupsi.

 

Justru yang terjadi bukan saja kian mandulkan taring kejaksaan dengan tak wujukan janjinya, antara lain, segera penjarakan para pemilik rekening gendut, di mana kemudian didiamkan sampai sekarang, melainkan juga justru dicurigai sebagai jabatan transaksional untuk kasus-kasus korupsi dan rekening gendut,” tutur Bang La Ode.

 

Kasus korupsi yang menjerat OC Kaligis, Rio Capella dan Gubernur Sumut dengan istri keduanya, kata Bang La Ode, banyak yang mengaitkan dengan posisi Jaksa Agung yang sekarang di jabat Pak Prasetyo.

 

Ketiga, janji untuk wujudkan ideologi Trisakti-nya Bung Karno dengan antara lain menciptakan kemandirian ekonomi bangsa, belum terlihat,” katanya.

 

Alih-alih Trisakti Bung Karno yang menggeliat, justru kata Bang La Ode, yang nampak menguat adalah kian derasnya kepentingan asing masuk ke Indonesia. Salah satu contohnya Cina.
Termasuk mempersilahkan masuknya 10 juta tenaga kerja dari negara berpenduduk besar dengan ideologi komunisme itu,” kata Bang La Ode.

 

Mestinya kata Bang La Ode, Pak Jokowi dan Pak Kalla ini memprioritaskan anak-anak negeri sendiri, terutam dalam menggarap sumber daya alam di republik ini. Namun kata dia, terlalu banyak contoh-contoh lainnya yang kian menegaskan Pak Jokowi dan Pak Kalla telah ingkar janji, khususnya dalam satu tahun pemerintahannya.

 

Baca Juga : Kalau Bukan Pak Jokowi, Ekonomi Indonesia Akan Lebih Parah