Melayani Rakyat Dengan Senyuman Gamawan Fauzi

LebahMaster.Com, Melayani Rakyat -Aparatur birokrasi, sejatinya adalah pelayan rakyat, bukan majikan. Rakyatlah yang menjadi tuan. Karena itu, sebagai pelayan, aparatur harus melayani tuannya sebaik-baiknya. Karena itu awali pelayanan dengan senyuman.

Pernyataan itu dikatakan Gamawan Fauzi, yang saat itu masih menjabat Menteri Dalam Negeri. Gamawan mengatakan itu, kala memberi kata sambutan dalam acara wisuda lulusan Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), angkatan ke-21 di kampus IPDN, di Jatinangor, Sumedang, Juni 2012.

Sebanyak 1.586 lulusan IPDN di wisuda pada acara tersebut. Mereka terdiri dari 130 wisudawan Program Pasca Sarjana MAPD, 168 wisudawan Program S1 Ilmu Pemerintahan dan 1.288 wisudawan lulusan Diploma IV.

Ketika memberi sambutan, Gamawan merasa ada yang kurang. Ia melihat, para wisudawan yang kebanyakan merupakan calon birokrat muda, terlihat duduk kaku tanpa senyuman. Ia pun kemudian menyentilnya.

Saya lihat tidak banyak yang  tersenyum. Tersenyumlah. Perbanyak senyum, karena kalian nanti akan melayani rakyat. Bagaimana melayani bila tanpa senyuman. Pelayanan kepada rakyat itu harus diawali dengan senyuman,” kata Gamawan.

Sentilan Gamawan itu pun berhasil mencairkan suasana acara wisuda. Para wisudawan yang hadir nampak banyak yang tersenyum simpul. Gamawan  pun kembali melanjutkan sambutannya. Menurut dia, IPDN tak sekedar sebuah sekolah calon praja yang mengajarkan tentang praktek kepamongprajaan. Lebih dari itu, sekolah plat merah tersebut juga mengajarkan pentingnya pendidikan karakter.

Karena seorang birokrat itu, harus punya karakter, tak sekedar menguasai hal-hal tekni kepamongprajaan,” kata Gamawan.

Gamawan menambahkan, ada beberapa hal penting yang harus diingat para praja muda. Di IPDN, para calon pamong praja dididik secara akademik. Tapi di IPDN juga diajarkan, bagaimana seorang abdi rakyat itu bertindak dan berbuat atau dalam kata lain pembentukan karakter. Hal inilah yang sangat penting, ketika para birokrat muda itu nanti terjun ke tengah masyarakat.

Tidak hanya ahli dalam hal teknis, tapi juga mesti memiliki karakter melayani, bukan dilayani. Layani masyarakat sepenuh hati. Awali dengan senyuman, sehingga rakyat merasa dilayani,” kata Gamawan.

Gamawan pun berharap, para wisudawan yang ia wisuda, benar-benar bisa menjadi abdi rakyat yang bisa diandalkan. Karena salah satu keberhasilan negara dalam pembangunan, ditentukan dari baik tidaknya pelayanan birokrasi.  Sebab itu, ia mewanti-wanti para lulusan IPDN, bisa menempatkan diri dengan baik ditengah masyarakat, serta menjaga marwah pamong praja sebagai pelayan rakyat, bukan tuan atau majikan masyarakat.

Baca Juga : Tjahjo, Menteri yang Baik Hati