Mengajak Bicara Bayi Dalam kandungan

Bayi Dalam Kandungan
Mengajak Bayi dalam Kandungan bicara

Sebuah penelitan membuktikan bahwa mengajak bayi dalam kandungan bicara akan membuat perkembangan otak bayi menjadi bagus. Banyak para ibu dan calon ibu yang sering berbicara sendiri dengan bayi dalam kandungan mereka semata untuk kesenangan pribadi tapi tenyata manfaatnya sungguh luar biasa.

Selain itu ada juga orang tua yang sering memutarkan musik klasik, membacakan al qur’an karena hal ini dpercaya akan membuat bayi dalam kandungan menjadi cerdas saat lahir kedunia nanti. Penelitian terbaru menunjukan bahwa mengajak bayi berbicara saat masih dalam rahim juga bisa meningkatkan kemampuan berbahasa mereka ketika lahir nanti bahkan sampai dewasa. Maka tak salam jika bahasa ilmu tak pernah kita lupakan karena itu sudah tertanam pada diri kita sejak dalam kandungan.

Suara yang didengar oleh bayi dalam kandungan ternyata menjadi pengalaman sensorik pertama bagi sang bayi. Maka kegiatan berbicara ini akan membuat kemampuan berbicara dan mendengar bayi, serta berbahasa mereka akan menjadi bagus setelah lahir nanti.

Sudah sejak lama peneliti mengetahui bahwa janin bisa merasakan detak jantung dan mendengar suara sang ibu. Namun mereka belum menemukan manfaat dari mendengarkan suara ibu, seperti yang dilansir Daily Mail dan dikutip merdekadotcom.

Penelitian di Harvard Medical School menghasilkan sebuah penjelasaan mengapa bayi sanggup mengenali beberapa elemen bahasa ketika mereka lahir. Peneliti juga mengetahui bahwa suara ibu yang didengar bayi dalam rahim mempengaruhi perkembangan otak yang berhubungan dengan kemampuan berbahasa.

Ada 40 bayi dijadikan objek penelitan dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diperdengarkan suara ibunya dan kelompok berikutnya hanya suara aktifitas di rumah sakit. Hasilnya, sungguh ajaib bayi dapat mengetahui suara ibunya. Selain itu bayi sering mendengar suara ibunya sejak dikandungan cenderung memeliki otak yang lebih besar pada bagian dibidang kemampuan mendengar dan berbahasa.

Saat ini para peneliti sangat menganjurkan untuk para ibu agar mengajak bayi mereka berbicara sejak dalam kandungan untuk membantu perkebangan otak yang berfungsi sebagai pengatur kemampuan mendengar dan berbahasa. Penelitianpun masih berlanjut sampai hari ini.

Berhati-hati pulalah saat berbicara ketika sedang mengandung, karena apa yang didengar bayi bisa saja melekat ke dalam otak bawah sadar mereka maka muncullah pepatah ” Buah jatuh tak jauh dari pohonnya“.

Read Also : 10 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda