Mengubah Paradigma Masyarakat Tentang Pesantren, Madrasah, dan Santri

860

Paradigma Masyarakat Tentang Pesantren Madrasah Santri

Kabar Islami, Dunia Pesantren – Berbicara tentang pendidikan,sejauh ini Indonesia belum bisa menemukan cara yang paling efektif untuk dijadikan metode pembelajaran. Mutu pembelajarannya pun masih rendah dibandingkan dengan Negara tetangga atau ASEAN. melihat kembali diluar pembeljaran umum atau bersifat tidak mengedepankan agama, mungkin mondok atau nyantri bisa dijadikan bahan pertimbangan pemerintah untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Sebagian orang mungkin tak asing mendengar kata santri. Santri adalah orang yg mendalami pengajian islam dan berguru ketempat yang jauh seperti pesantren atau mondok dengan tujuan mencari ilmu yang bermanfaat dan barokah dengan tetap terus belajar dan mengabdi.

Mungkin ada juga segelintir orang yang menganggap bahwa santri hanya tahu tentang mengaji dan mengaji tanpa tahu santri sendiri memiliki kemampuan yang lebih seperti menulis, bisnis, dan lain-lain. Ditambah pemikiran – pemikiran yang kritis dimbangi dengan pengetahuan agama. bahkan di desa orang tua yang kolot dan tidak tahu perkembangan zaman akan memandang jika anaknya dipondokkan dia tidak bisa masuk diperguruan tinggi, padahal kita tahu sendiri sekarang sudah banyak Universitas – universitas membuka dan memberikan peluangnya untuk mereka yang hafal Al quran. Ini menjadi tanda bahwa sekarang ini dibutuhkan jiwa – jiwa yang mumpuni dalam berbagai aspek, apalagi orang – orang kota menganggap bahwa pesantren merupakan madrasah yang tidak akan bisa mendidik anak – anak mereka dan akan ketinggalan dengan kemajuan pendidikan yang semakin mengglobal. Padahal tidak, sekarang banyak pesantren yang mendasarkan IMTAK dan IPTEK dengan terus mengikuti arus moderenisai tapi tidak meninggalkan kitab kuning dan ajaran – ajaran islam sebagai simbol pesantren itu sendiri.

Tidak hanya itu diluar negeripun menyediaakan beasiswa untuk mereka yang berprestasi, jadi dengan bukti – bukti tersebut haruslah kita membuka paradigma kita bahwa pesantren atau madrasah pun mampu mendidik putra dan putri bangsa untuk terus maju dan mendunia. (Guest Post By: Afiyatur Royanah)

Baca Juga: Merawat Anak, Menjaga Amanah Tuhan