Menko Polhukam Purnawirawan-Luhut-Binsar-Pandjaitan

LEBAHMASTER.COM, TOKOH – Jenderal Purnawirawan Luhut Binsar Pandjaitan, sekarang jadi orang penting di republik ini. Dia diangkat oleh Presiden Jokowi, sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), menggantikan Menkopolhukam sebelumnya, Laksamana (Purn) TNI Tedjo Edhy Purdijatno.

Sebelumnya, Luhut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Sebagai Menkopolhukam, Luhut mengkoordinasikan menteri-menteri di bidang politik, hukum dan keamanan. Jadi, bisa dikatakan mantan serdadu pasukan khusus ini (Kopassus) salah satu tangan Presiden untuk urusan politik, hukum dan keamanan.

Namun karir yang ditapaki Luhut, hingga sekarang jadi Menkopolhukam, bukan dirintis dengan mudah. Luhut bukan lahir dari keluarga kaya. Justru orang tuanya, bisa dikatakan jauh dari berkecukupan. Luhut pernah bercerita tentang orang tuanya, saat ia hadir dalam acara silahturahmi di halaman Markas Kodam Cendrawasih di Jayapura, Papua. Di acara silahturahmi itu, hadir juga Gubernur Papua, Lukas Enembe, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Pangdam Cendrawasih, Mayjen Hinsa Siburian, Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw serta para perwira di Kodam Cendrawasih dan Polda Papua.

Saat berpidato di acara silahturahmi itu, Luhut bercerita, ia bukan datang dari keluarga kaya. Justru ia anak dari keluarga yang jauh dari kata berkecukupan. Ayahnya hanya seorang supir bis.

Saya punya bapak supir bis. Dia supir bis Sibualbuali. Itu bis antarkota dari Medan sampai Padang, Bukit Tinggi. Jadi saya ini anak supir,” katanya.

Ayahnya memang zaman revolusi seorang tentara. Tapi, karena kena rasionalisasi, ayahnya pensiun dini dengan pangkat Peltu. Sementara ibunya, hanya ibu rumah tangga biasa. Bahkan ibunya, tak tamat sekolah dasar (SD). Tapi kedua orang tuanya menaruh perhatian besar pada pendidikan anak-anaknya. Dia lima bersaudara. Salah satu ajaran hidup dari kedua orang tuanya, jangan pernah mengemis pada orang lain. Jangan pernah selalu minta dikasihani. Berjuang sendiri, buktikan sendiri.
Masalah pendidikan ini kunci. Ibu saya tak tamat SD. Kami, anak-anaknya dididik displin belajar deegan baik, bekerja dengan hati. Didikan itu mungkin yang warnai saya. Jadi saya tak mau dikasihani,” kata dia.

Hasilnya kini terbukti. Ia bisa masuk akademi militer hingga jadi jenderal bintang empat dan sekarang jadi Menko. Adiknya pun, yang perempuan seorang doktor lulusan perguruan tinggi luar negeri. Bahkan jadi duta besar.
Itu semua karena pendidikan. Jadi jangan remehkan peran pendidikan bagi anak-anak kita,” kata Luhut.

Luhut sendiri punya sekolah bertaraf internasional. Sekolah DEL namanya. Ia dirikan di Balige, Sumatera Utara. Sekolah ini, kini banyak melahirkan lulusan yang mampu menembus perguruan tinggi terkemuka di dunia.

Jadi jangan pernah minta dikasihani, berjuanglah sendiri,” ujar Luhut. (By.Agus.S).

Baca Juga: Ternyata Bill Gates Pernah Masuk Penjara Akibat Ngebut – Ngebutan Dijalanan