Nasib Irman Gusman, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula

577

Irman Gusman, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Irman Gusman Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Sudah jatuh, tertimpa tangga pula, begitulah peribahasa yang tepat menggambarkan nasib yang dialami Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman. Sabtu dini hari pekan kemarin, Irman kena jerat KPK, lewat sebuah operasi tangkap tangan di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Irman pun langsung digelandang ke markas KPK di Rasuna Said. Sabtu sorenya, pimpinan KPK, menggelar jumpa pers dipimpin ketuanya Agus Rahardjo. Dalam jumpa pers tersebut, Agus sekaligus mengumumkan bahwa komisi anti rasuah secara resmi telah menetapkan orang nomor satu di lembaga para senator itu sebagai tersangka. Irman jadi tersangka dalam kasus dugaan suap kuota impor gula di Sumatera Barat tahun 2016. Barang bukti yang disita, uang yang diduga duit suap sebesar 100 juta.

Irman diduga menerima suap dari CV Semesta Berjaya, perusahaan yang direkomendasikan Bulog untuk mengimpor gula ke Sumatera Barat. Tapi ada yang menduga, bukan dalam kasus kuota impor gula itu Irman terlibat. Tapi, Irman diduga diminta untuk ‘menyelamatkan’ CV Semesta Berjaya yang terlilit kasus di Sumatera Barat. Seperti diketahui, perusahaan itu sedang dirundung masalah hukum yang kasusnya sedang ditangani kejaksaan setempat.

Setelah penangkapan Irman, KPK kemudian bergerak cepat. Seorang jaksa di Kejaksaan Sumatera Barat diciduk dan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Karir politik Irman pun sepertinya akan habis. Sebab pada hari Senin, 19 September 2016, Badan Kehormatan DPD, lewat rapat pleno telah memutuskan bahwa Irman gusman dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD.

Keputusan mencopot Irman, setelah BK DPD mendengarkan keterangan dari dua pakar hukum tata negara yakni Refly Harun dan Zain Badjeber. Ketua BK DPD, AM Fatwa membenarkan jika badan kehormatan telahg menggelar rapat pleno dengan keputusan mencopot Irman gusman dari jabatannya sebagai Ketua DPD. Hasil rapat pleno badan kehormatan akan dibawa dalam rapat paripurna luar biasa DPD. Lewat rapat tersebut nantinya keputusan badan kehormatan dikukuhkan secara resmi.

Kubu Irman gusman sendiri sepertinya tak terima. Kabar terbaru, kubu Irman akan menempuh jalur praperadilan menggugat keputusan KPK yang telah menetapkannya jadi tersangka. Wakil Ketua DPD, Farouk Muhammad membenarkan jika kubu Irman akan menggugat KPK lewat jalur praperadilan. Kata Farouk, kuasa hukum Irman telah mengirim surat ke DPD memberitahu itu. Jadi kata Farouk, rapat paripurna luar biasa pun sepertinya akan menunggu dulu hasil sidang praperadilan.