” Pak Jokowi , Ngurus Negara Tak Boleh Main-main”

896

La Ode Ida - Jokowi

Lebahmaster.com , Jokowi – Wacana reshuffle jilid II, akhir-akhir ini menguat dan ramai diberitakan. Tidak jelas siap yang menghembuskan atau memaksakan hal ini. Namun desakan itu terjadi setelah PAN menyatakan diri dukung pemerintahan Jokowi kendati dalam Pilpres 2014 lalu bukan saja bergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) namun berhadapan secara terbuka dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Jokowi-Jusuf Kalla.

 

Amien Rais pun bahkan terus menerus kritik pedas Jokowi hingga belakangan ini,” kata mantan Wakil Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang juga mantan politisi PAN, La Ode Ida, di Jakarta, kemarin.

 

Kata La Ode, tentu semua tergantung Jokowi, apakah reshuffle akan dilakukan atau tidak. Namun jika ia melakukan rushuffle, maka sungguh jadi sejarah baru pengelolaan pemerintahan di negeri ini sejak Orde Baru. Soalnya baru setahun jadi presiden sudah dua kali ganti kabinetnya.
Ya, ini seperti negara dalam keadaan genting saja. Atau seperti pengelolaan politik lokal di daerah otonom saja, yang sebentar-bentar ganti pejabatnya karena ketakidaksukaan pemimpinnya,” katanya.

 

Namun menurut La Ode, mungkin presiden anggap itu wajar, dan berpikir figur menterinya-lah yang bermasalah. Padahal bukan mustahil banyak orang akan menilai justru masalah ada pada sosok Presiden.

 

Kelabilan jiwa seorang pemimpin sehingga dengan mudah dipengaruhi, ditekan dan digoda, lalu segera merubah keputusannya atau mengganti para pembantunya,” ujarnya.
La Ode ida menilai, ini berbahaya. Karena, pertama, akan terus menimbulkan ketidaktenangan para pembantunya dalam bekerja. Dan ini pasti berpengaruh pada kinerja menteri. Kedua, Jokowi akan terkesan mentransaksikan jabatan menteri akibat ketakutan atau kegelisahannya sendiri. Ketiga, akan timbulkan goncangan ketidakpuasan dari parpol pendukung setia sejak awalnya.

 

Karena pergantian kabinet niscaya akan ambil jatah mereka. Jokowi pun akan dianggap sebagai figur yang tak konsisten,” kata La Ode.

 

Yang perlu disadari oleh Jokowi, kata La Ode, bahwa mengelola negara besar ini tak boleh main-main, hanya karena faktor kegoncangan jiwa sendiri. Risikonya akan sangat besar.

 

Ingatlah, tak ada figur yang sempurna. Sehingga gonta ganti pembantu tiap hari pun bukan saja tak akan selesaikan masalah melain sebaliknya akan lahirkan maslah baru. Yang harus Jokowi lakukan adalah perbaiki kemampuan manajerial dalam memimpin negara besar,” tuturnya.