Putri Kesayangan Rasulullah, Fatimah Az Zahra Wafat 3 Ramadan 11 H

1429

Sepenggal Kisah Wafatnya Putri Kesayangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Fatimah Az Zahra Pada 3 Ramadan 11 H

Wafatnya Fatimah Az Zahra Putri Rasullah

Yogyakarta – Fatimah Az Zahra sebuah nama yang indah penuh arti kebaikan bagi pemiliknya. nama yang dimiliki oleh seorang putri Nabi yang Mulia Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sekaligus Rasul Utusan Allah Ta’ala yang terakhir, dimana tak ada lagi Nabi setelah Beliau.

Fatimah Az Zahra nama yang pemiliknya merupakan salah satu dari empat wanita sempurna yang diabadikan namanya oleh Allah ‘ala dalam Al Qur’an. Nama yang pemiliknya membuat para wanita muslimah lain Iri dengan kebaikan serta keindahan Akhlaqnya.

Fatimah Az Zahra nama yang pemiliknya mewariskan Ketaan dan kesucian dari sang Ayah yang selalu mentaati perintah Allah ta’ala dalam segala keadaan.

Fatimah Az Zahrah nama yang pemiliknya merupakan putri kesayangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Istri dari seorang Sahabat Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah Ali Bin Abi Thalib RadhiAllahu’anhu yang pernikahan mereka membuat semua pasangan sangat merindukan bisa mengukir kisah cinta terindah sepanjang masa seperti kisah cinta Fatimah Az Zahra dan Sahabat Ali Bin Abi Thalib RadhiAllahu’anhu.

Fatimah Az Zahra nama yang pemiliknya meski telah tiada namun namanya tetap harum tak lekang ditelan masa. lalu kapan meninggalnya pemilik nama yang begitu indah ini?

Fatimah Az Zahra Radhiyallahu ‘anha, putri bungsu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia pada 3 Ramadan 11 Hijriah diusia 27 tahun. Fatimah yang merupakan istri dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu itu meninggalkan 4 orang anak, Hasan, Husain, Zainab dan Ummu Kultsum.

Fatimah Radhiyallahu ‘anha adalah putri ke 4 dari pernikahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid. Fatimah radhiallahu’anha lahir di Ummul Qura (Makkah) pada hari Jum’at, 20 Jumadi al-Tsani.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyayangi Fatimah. Dalam sebuah riwayat diceritakan, Rasulullah pernah berkata kepada para sahabat saat sedang di atas mimbar. Rasulullah mengungkapkan rasa cintanya yang teramat dalam kepada sang putri bungsunya yang cantik dengan akhlaq mulianya itu.

Sesungguhnya Fatimah itu bagian dariku. Siapa yang membuatnya marah berarti membuat aku marah. Aku merasa terganggu bila dia diganggu dan aku merasa sakit hati bila dia disakiti.”

Kepergian Fatimah yang merupakan putri kesayangan Rasulullah membawa duka yang mendalam bagi umat Islam. Wafatnya Fatmah Az Zahra tidak lama setelah wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat Rasulullah diakhir hayatnya, Fatimah datang menghampiri sambil menangis.

Fatimah sedih kerena takut kehilangan ayah tercinta. Kalau itu Fatimah dibisiki oleh Rasul, mendengar apa yang dibisikan oleh sang Ayah tercinta Fatimah yang tadi menangis tiba-tiba tersenyum. Ternyata Rasulullah mengatakan kabar gembira untuknya bahwa Fatimah adalah orang pertama dari keturunannya yang akan menyusul menghadap Ilahi.

Setelah kepergian Rasullah berselang 6 bulan kemudian, Fatimah sakit dan meninggal. kepergian Wanita mulia ini membuat Umat Islam berbondong ke Masjid Nabawi pada saat itu untuk menyalatkan jenazah beliau. Salat jenazah dipimpin oleh Ali Radhiyallahu ‘anhu. kemudian Salat jenazah gelombang kedua dipimpin pamannya Abbas bin Abdul Muthalib Radhiyallahu ‘anhu. Jenazah Fatimah lalu dibawa ke Makam Baqi, Ia dimakamkan bersebelahan dengan saudaranya, Zainab Radhiyallahu ‘anha, Ruqayyah Radhiyallahu ‘anha dan Ummu Kultsum Radhiyallahu ‘anha.

Semoga Sekilas Kisah Meninggalnya Wanita Mulia putri kesayangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sekaligus Rasul ini mampu menjadi inspirasi Hati kita semua, terutama bisa mengingatkan kita bahwasanya kematian adalah Rahasia Sang Rabbi yang tak bisa diterka dan tak bisa ditunda kedatangannya bila telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala.

 

*** Jika terdapat kesalahan dalam penulisan konten islami kami atau menyimpang dari Al Qur’an dan Hadist Shohih kami akan sangat senang sekali bila saudara semuslim mau membenarkannya.

 

Yuk Share / Bagikan Artikel ini, semoga Bernilai Pahala Bagimu yang terus mengalir…

 

Baca artikel Lainnya: Pendidikan Anak Usia Dini Seberapa Pentingkah?