Riset Terbaru Oracle, Perusahaan di Asia Pasifik Belum Menyadari Manfaat Cloud

1283

Manfaat Cloud Computing service, Oracle

Oracle, Manfaat Cloud Agility – Hasil studi mengindikasikan adanya kelincahan bisnis di wilayah Asia Pasifik. Tetapi pemahaman akan solusi platform sebagai layanan atau platform-as-a-service (PaaS) masih kurang, dan ini bisa merugikan perusahaan di arena global.

Baru-baru ini Oracle mengumukan hasil studi “Oracle Cloud Agility”. Hasil studi mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan di wilayah Asia Pasifik menunjukan tanda-tanda adanya kelincahan di beberapa area bisnis dan mulai menyadari manfaat cloud. Indikasi itu antara lain mampu menyesuaikan diri dengan cepat ke peluang bisnis baru atau menghasilkan produk dan layanan baru.

Namun, riset Oracle ini juga memperlihatkan kurangnya kesadaran mengenai bagaimana solusi teknologi, seperti platform-as-a-service (PaaS), bisa dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan bisnis, seperti mengatur beban kerja dengan fleksibel atau mengembangkan aplikasi baru dengan cepat,” tutur Chris Chelliah, Group Vice President and Chief Architect, Core Technology and Cloud, Asia Pasifik, baru-baru ini.

Chris menambahkan, hal ini dapat merugikan perusahaan saat harus menghadapi persaingan di arena global. Studi Oracle Cloud Agility sendiri melakukan survei terhadap 759 pegawai yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar di Asia Pasifik. Studi untuk memahami kelincahan bisnis di era cloud. Hasil riset mencatatkan, para responden menyadari pentingnya kelincahan cloud untuk bisnisnya. Sejumlah 85% menyatakan bahwa kemampuan untuk mengembangkan, menguji, dan meluncurkan aplikasi bisnis baru itu penting bagi keberhasilan bisnis. Selain itu, hampir sepertiga responden atau 29% yakin mobilisasi aplikasi dan layanan yang efektif itu menjadi faktor infrastruktur TI yang penting dalam keberhasilan bisnis.

Studi ini juga mengungkapkan bagaimana kelincahan dalam daya saing itu penting untuk bisnis. Bahkan, kemampuan pesaing untuk meluncurkan inovasi layanan pelanggan dengan lebih cepat dilihat sebagai ancaman utama dalam bisnis (29%).

Mengenai tanda-tanda kelincahan bisnis, lebih dari setengah responden (52%) merasa bahwa mereka memiliki infrastruktur IT yang mampu menghadapi persaingan,” kata Chris.

Selain itu, ujar Chris, sebanyak 60% responden menyatakan bahwa mereka bisa mengembangkan, menguji, dan menerapkan aplikasi bisnis baru untuk penggunaan di perangkat mobile dalam kurun waktu enam bulan. Sementara itu hampir 46% mengatakan, mereka bisa melakukan semua itu dalam kurun waktu satu bulan.

Bagaimana cepatnya negara-negara di Asia beradaptasi terhadap teknologi digital, seperti teknologi mobile, sangat jelas terlihat,” katanya.

Namun, lanjut Chris, di perekonomian global saat ini, perusahaan-perusahaan tidak boleh mudah puas dengan kondisinya. Riset ini menunukkan banyak perusahaan yang belum memanfaatkan solusi PaaS untuk meningkatkan kelincahan dan tetap menjadi terdepan di era digital. Lebih jauh lagi, hasil survei ini juga menunjukan, perusahaan-perusahaan belum menyadari bagaimana PaaS bisa meningkatkan kelincahan operasional.

Hanya 26% responden menyatakan mereka mengerti apa itu PaaS sepenuhnya,” ungkapnya.

Kata Chris, bagi mereka yang mengatakan bahwa mereka mengertai solusi PaaS, dua manfaat utama yang diungkapkan adalah solusi ini bisa menghemat biaya internal TI. Yang menyatakan itu sebanyak 50% responden. Dan yang menyatakan bisa menghemat biaya pengembangan aplikasi sebanyak 40% responden.

Sementara itu, Robert Shimp, Group Vice President, Oracle, mengatakan banyak perusahaan sudah mengetahui bahwa kelincahan bisnis itu merupakan kunci keberhasilan. Namun belum semuanya menyadari bagaimana kelincahan ini bisa direalisasikan melalui investasi ke solusi teknologi yang tepat. Solusi PaaS katanya, memberikan kemampuan pada perusahaan untuk membangun aplikasi baru dengan cepat. Hanya dalam kurun waktu dua minggu, memungkinkan mereka untuk meluncurkan aplikasi, baik internal ataupun aplikasi pelanggan, dengan cepat. Dengan begitu, perusahaan mampu merespon kondisi pasar secara langsung dan menawarkan produk serta layanan ke pelanggan dengan lebih cepat.

Solusi PaaS, seperti Oracle Cloud Platform, dapat membantu perusahaan meningkatkan kelincahan bisnis,” kata dia.

Kuncinya kata Robert, adalah mendemonstrasikan kepada para perusahaan mengenai bagaimana mudahnya mengintegrasikan platform cloud ini ke arsitektur IT mereka. Ya, solusi PaaS bisa menghemat biaya TI perusahaan. Tetapi yang lebih penting lagi adalah solusi ini mampu membantu perusahaan untuk mempercepat waktu mengembangkan aplikasi, mengaturnya dengan lebih mudah, serta mengintegrasikannya ke aplikasi perangkat lunak sebagai layanan atau software-as-a-service dari pihak ketiga. Dengan begitu, perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan cara yang lebih efektif.

Baca Juga : Penerapan ‘Hybrid Cloud’ di Perusahaan Asia Pasifik Kian Ngetren