10 Strategi Pemasaran Produk Makanan Ringan

Strategi Pemasaran Produk Makanan Ringan

Strategi Pemasaran Produk Makanan Ringan – Bisnis makanan ringan memang tak pernah ada habisnya. Persaingan bisnis makanan ringan memang ‘ngeri-ngeri sedap’, tanpa kreatifitas yang cukup, bisnis makanan ringan akan mudah dikalahkan oleh yang lainnya. Setidaknya dalam 10 tahun terakhir, banyak sekali strategi pemasaran produk makanan ringan yang berkembang di Indonesia. Mulai dari yang sukses namun tak lama, hingga yang sukses dan mampu bertahan hingga saat ini

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi ide strategi pemasaran produk makanan ringan yang bisa Anda terapkan di dalam bisnis makana ringan Anda

Strategi Pemasaran Produk Makanan Ringan Yang Terbukti Efektif

Strategi Menciptakan Produk Makanan Ringan

1. Membangun Produk Berkualitas

Strategi pertama adalah Produk. Produk adalah salah satu kunci dalam memenangkan pemasaran. Jika Anda bisa menang dalam produk, PR pemasaran Anda akan jauh lebih mudah. Mungkin Anda pernah mendapatkan ilmu jika apapun bisa dijual asal strateginya tepat. Namun di zaman sekarang, menurut saya produk tidak bisa asal-asalan lagi. Produk makanan ringan Anda harus yang terbaik

Ada baiknya, produk yang Anda akan jual terbukti diterima pasar. Dahulu, sebelum bisnis makanan saya membuat menu baru, saya selalu melakukan trial. Saya biasanya mengundang beberapa teman saya untuk mencicipi produk saya. Penilaian dari mereka menjadi salah satu pertimbangan saya dalam menemukan produk terbaik dari segi konsumen

Pada tahap selanjutnya, saya juga mengajak konsumen saya untuk mencicipi produk baru saya. Saran dari orang yang dikenal terkadang berbeda dari orang yang kita kenal. Selain itu, lingkaran pertemanan kita biasanya memiliki latar belakang dan karakter yang mirip, maka survey ke orang lain menjadi salah satu pelengkapnya

Baca Juga : 10 Strategi Pemasaran Produk Khas Daerah

2. Menentukan Harga Jual Yang Tepat

Pricing atau penentuan harga jual adalah salah satu kunci sukses dalam strategi pemasaran produk makanan ringan. Anda harus menentukan harga terbaik. Jika terlalu mahal, maka bisa jadi kurang laku. Jika terlalu murah, maka bisnis Anda bisa merugi

Untuk menentukan harga jual, tentu Anda harus menghitung harga pokok produksi atau harga produksi produk Anda. Setelah itu, Anda bisa menentukan harga jual dari produk kompetitor yang serupa baik kompetitor langsung (direct competitor) maupun kompetitor tidak langsung

3. Media Sosial

Strategi Pemasaran Digital Produk Makanan Ringan

Setelah ngomongin produk dan harga. Anda butuh tempat untuk menjual bukan? Nah salah satu tempat untuk berjualan di zaman saat ini adalah media sosial. Media sosial adalah salah satu kategori website yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet

Buatlah media sosial produk makanan ringan Anda dan mulailah membuat konten baik soft content maupun hard content. Setelah semua nya terisi dan sudah tampak menarik dan terpercaya, maka mulailah mencari followers atau pengikut

4. Marketplace

Selain media sosial, market place adalah salah satu tempat berjualan makanan ringan yang potensial saat ini. Terlebih saat ini market place banyak menguasai pencarian di mesin pencari. Misal Anda punya toko keripik pisang, saat orang mencari kata kunci “Toko Keripik Pisang” biasanya hasil pencarian toko di marketplace bisa berada di urutan teratas. Hal tersebut membuat Anda bisa mendapatkan konsumen yang tertarget

5. Konsinyasi

Sebelum zaman digitalisasi semakin marak. Konsinyasi adalah salah satu strategi pemasaran produk makanan ringan. Konsinyasi adalah sistem kerjasama bagi hasil kepada mitra ketika terjadi penjualan di lokasi mitra

Saya menerima beberapa produk makanan ringan di beberapa rumah makan yang saya miliki. Sistem penjualan yang diterapkan adalah sistem konsinyasi. Anda juga bisa mencari lokasi-lokasi yang terbuka dengan kerjasama konsinyasi produk makanan ringan Anda. Mulai dari tempat makan, pusat perbelanjaan, pusat keramaian, dan sebagainya

Bahkan jika Anda memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa titip jual di beberapa mini market populer di Indonesia. Atau bahkan supermarket terkenal yang terdapat di Indonesia

6. Reseller

Dulu mungkin istilah yang lebih familiar adalah agen atau distributor. Tapi secara umum, sistem kerjanya hampir mirip. Sistem agen, distributor, atau reseller ini sangat mungkin Anda lakukan untuk produk makanan ringan

Tapi coba untuk kembangkan sistem ini untuk bisnis Anda. Dahulu ada produk keripik yang kemudian menjadi viral dengan sistem jenderal-jenderalan. Sebenarnya konsepnya sama dengan reseller atau agen atau distributor namun brand tersebut memodifikasi sistem ini agar lebih menarik. Dan benar saja, modifikasi sistem ini membuat brand keripik tersebut menjadi viral dan terbilang sangat sukses dalam bisnis produk makanan ringan. Anda juga bisa memodifikasi sistem ini sesuai dengan produk makanan ringan Anda

Baca Juga : 9 Strategi Pemasaran Produk Yang Wajib Anda Coba

7. Dropship

Berbeda dengan reseller, dropship tidak mengharuskan pemasar untuk menyetok barang. Mereka hanya melakukan promosi. Sistem ini juga bisa Anda coba dan Anda modifikasi sedemikian rupa sehingga menarik banyak dropshiper berpengalaman

8. Iklan Mesin Pencari

Jika produk makanan ringan Anda termasuk yang banyak dicari orang, maka Anda bisa mencoba iklan menggunakan mesin pencari. Namun, saya agak kurang menyarankan jika profit per produk Anda di bawah 100.000. Karena pengalaman saya menjual barang murah memang mudah, namun dengan iklan berbayar di mesin pencari. Pengeluaran tidak akan mampu tertutupi dengan pemasukan yang Ada. Bukan untung yang kita dapat, tapi malah buntung

Namun, jika Anda ingin coba-coba riset ya silahkan saja. Tidak ada salahnya jika Anda punya budget berlebih untuk riset iklan

9. Gaet Brand Ambassador

Brand Ambassador

Ini salah satu strategi kekinian. Kerjasama dengan artis atau public figure jadi salah satu andalan bisnis makanan ringan saat ini. Meski beberapa contoh kita temukan gagal dan tutup, namun masih ada produk makanan ringan yang masih berhasil dengan strategi ini

Selain artis, Anda juga bisa bekerjasama dengan public figure yang memiliki fans atau followes banyak. Anda bisa mencari sosok yang pas dengan market bisnis makanan ringan Anda

Baca Juga : 10 Ide Bisnis Makanan Yang Potensial

10. Lengkapi Legalitas

Nah, tidak banyak yang kadang terpikir strategi ini. Terkadang bukan karena tidak terpikir sih, tapi juga karena ribet ngurusnya. Jika Anda sudah memiliki izin resmi dan juga logo halal untuk Indonesia ya, tentu akan lebih terpercaya di mata beberapa segmen konsumen di Indonesia

Tapi saran saya ini bisa menyusul, kalau saya sih jual dulu saja sambil ngurus

Itu dulu ya Strategi Pemasaran Produk Makanan Ringan yang bisa saya bagikan. Dengan sedikit modifikasi yang pas untuk bisnis makanan ringan Anda, strategi di atas bisa membuat Anda menang dengan persaingan pasar. Yang terpenting adalah konsistensi dan keuletan. Sukses untuk Anda semua!