Kiat Sukses Merintis Startup Dari Kathryn Minshew

Startup – Belakangan dunia startup kian menjamur penuh dengan persaingan. Terlebih akibat faktor diagram pertumbuhan pengguna internet dunia yang semakin meningkat. Walaupun telah banyak yang sudah berusaha merintis startup dengan menunjukkan tajinya, tak sedikit pula yang mengalami kendala dalam merintis startup mereka. Butuh usaha ekstra dan strategi tepat guna meraih kesuksesan dibidang apapun termasuk perusahaan rintisan digital. Namun, terkadang beberapa orang masih sering menyalahartikan arti dari sebuah kerja keras dan juga penerapan strategi mereka yang masih keliru alias tak tepat guna. Pun selain kerja keras dan strategi, seseorang juga membutuhkan sedikit banyak keberuntungan untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Tak ada salahnya belajar dari pengalaman orang yang telah terlebih dahulu sukses membangun dan merintis startup, bahkan hal ini sangatlah dianjurkan. Dengan pengalamannya yang telah bertumpuk itu, Kathryn Minshew, demikian namanya, wanita sukses ini berupaya untuk berbagi cerita dan pengalaman yang telah Ia lalui kepada para pemain startup baru yang ingin mengikuti jejak kesuksesannya. Wanita cantik berambut cokelat yang juga jebolan Duke University, Amerika Serikat, ini memilih mendedikasikan hidupnya untuk membesarkan startup yang Ia bangun.

Awal mula karirnya dibidang startup, Kathryn mencoba mendirikan sebuah startup yang Ia beri nama Pretty Professionals. Startup ini bergerak dibidang jejaring sosial khusus karyawan wanita. Namun, sayangnya platform tersebut kurang begitu diminati dan alhasil dirinya harus menyudahi langkah awal ini.

Kegagalan pada fase pertama tak serta merta menyurutkan semangat Kathryn. Seakan tak ada kata putus asa pada kamus hidupnya, bersama dengan beberapa rekan, Ia mencoba peruntungan lain dengan merintis The Daily Muse, sebuah situs yang hingga sekarang kita kenal dengan fokusnya dibidang dunia pekerjaan. Dibawah kepemimpinannya sebagai CEO, The Daily Muse kini mengibarkan bendera di puncak gunung kesuksesan diiringi dengan jutaan pengguna aktif.

Dari kesuksesannya bersama The Daily Muse, Kathryn berhasil menorehkan banyak penghargaan diberbagai kategori. Ia pun menceritakan pengalaman pahit manisnya bisa sampai pada ke titik ini. Salah satunya yakni sulitnya mendapatkan suntikan dana dari investor alias pemodal. Banyak faktor yang menjadi penghambat, selain karena dianggap kurang serius, faktor gender juga menjadi alasan kuat mengapa dirinya tak gampang dipercaya oleh para calon investor.

Mengumpulkan modal bagi wanita itu menarik, meskipun juga pengalaman yang sulit. Orang-orang juga berasumsi bahwa anda tidak terlalu ingin membangun perusahaan besar, bahwa anda hanya ingin bisnis lifestyle dengan ambisi kecil. Tapi kuberitahukan pada anda bahwa aku ini cukup tangguh,” tegasnya pada beberapa waktu lalu.

Jadi aku pikir perlu untuk terus membuktikan kegigihan serta kemampuan anda dan bahwa anda juga sama berdedikasinya seperti entrepreneur lain,” terangnya lagi.

Kathryn telah membuktikan semua yang Ia jabarkan di atas. Dirinya menggarap perusahaannya dengan sangat serius. Platform yang sengaja Ia dan beberapa rekannya dirikan itu bermaksud untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya para pencari kerja agar mampu berkarir pada bidang yang sesuai passion, dan mampu meraih kesuksesan dibidang tersebut.

Kami adalah ptalform pengembangan karir yang telah menolong sekitar dua juta orang. Menjawab pertanyaan apa yang mereka ingin lakukan dalam hidupnya. Kami menyediakan tempat bagi mereka untuk mencari kerja, mengetahui perusahaan lebih dalam dan tips soal karir, dari negosiasi hingga hal-hal lainnya,” imbuhnya.

Berkesimpulan atas gagasan yang pengalaman yang telah diceritakan Kathryn tersebut, mereka yang ingin sukses membangun startup memang butuh kerja keras dan mental juara. Tak ada kata menyerah meskipun mengalami kegagalan. Karena kenyataannya memang tak ada sesuatu yang besar dapat diraih dengan cara mudah.

Aku sebelumnya membuat perusahaan yang tidak sukses dan kami harus mulai dari awal lagi. Sungguh pengalaman yang menyakitkan tapi kupikir kami tidak akan sesukses ini jika tidak mengalami kegagalan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Jadilah begitu gigih. Ya, sangat gigih. Orang-orang secara konstan akan mengatakan tidak dan kamu harus yakin terhadap dirimu dan produkmu. Banyak sekali perjuangan diindustri ini, semua mengalaminya,” Kathryn mengakhiri.

Menurutnya, kunci dari kesuksesan yang telah dirinya capai ini tak lain dan tak bukan adalah kegigihan. Tak penting untuk memikirkan pendapat onegatif oranglain. Berfokuslah pada tujuan besar dan tetap memperbaiki kekurangan. Semoga anda yang saat ini sedang merintis startup bisa menemukan titik kemudahan dalam membesarkan bisnis anda.

Baca Juga: Hebat! Soraya Feruzia, Rintis Startup Online Pencarian Teman Sekamar