Tak Elok, Pemimpin Masih Pelihara Dendam

826

Figur Pemimpin Menjadi Tak Elok Akibat Masih Memelihara Dendam

Syamsuddin Haris

Lebahmaster.com – Guru Besar Riset Ilmu Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, prihatin dengan sikap para elit di negeri ini yang miskin teladan. Publik pun, tanpa henti disodorkan kegaduhan demi kegaduhan.
Dan yang membuat saya prihatin masih ada pemimpin yang memelihara dendam,” kata Syamsuddin, di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Menurutnya, pemimpin yang masih memelihara dendam semata-mata karena perbedaan pandangan politik pada dasarnya tak layak hidup di zaman sekarang ini. Apalagi jika pemimpin yang mahal memaafkan, tapi selalu berkoar tentang demokrasi.
Kita sangat prihatin dan menyayangkan jika di era global sekarang ini masih ada tokoh yang mengaku pemimpin tapi memelihara dendam kepada yang lain,” kata Syamsuddin.
Syamsuddin menambahkan, justru silaturrahmi, saling menyapa, dan saling berkunjung antar elite politik yang dibutuhkan negeri ini. Dengan begitu, Indonesia yang damai bisa diwujudkan.
Saya kira apresiasi layak kita berikan kepada Partai Demokrat yang telah memberikan tempat layak bagi Jokowi membuka Kongres Demokrat,kemarin di Surabaya. Bandingkan dengan Kongres PDIP,” katanya.

 

Syamsuddin juga mengapresiasi Presiden Jokowi atas kehadirannya dalam pembukaan Kongres Partai Demokrat. Ini menunjukan, semangat silaturahmi masih bisa diperlihatkan. Sekaligus ini harapan, bahwa antar elit tak semata memproduksi kegaduhan, tapi juga saling menjaga silahturahmi. Dan, ini contoh yang harus terus menerus disodorkan elit kepada khalayak ramai. Jangan terus mempertontonkan kegaduhan, gontok-gontokan, dan saling cerca dan serang.