Tips Agar Gaji Tak Habis Dalam Sekejap

Tips Menghemat Gaji Agar Tidak Cepat Habis Dalam Sekejab

Tips menghemat Gaji agar Tidak Cepat Habis

Ada yang bilang, kala pertama kali terima gaji, rasanya telah jadi konglomerat. Apalagi bagi yang lajang. Nafsu belanja menggeliat. Semua seperti ingin dibeli. Namun, ada yang mengatakan juga, membelanjakan uang gaji pertama rasanya ’eman’ atau sayang. Uang gaji, seakan jadi barang ‘keramat’ yang harus disimpan dan dirawat sebagai kenang-kenangan sejarah.

Tapi memang, bagi yang berpenghasilan tetap, atau pun tak tetap, menjelang tanggal gajian, adalah hal yang paling ditunggu-tunggu. Karena masa sulit, kala ‘logistik’ menipis akan segera habis. Dan dompet pun bakal kembali terisi. Bagi yang punya nafsu belanja gede, tanggal gajian, adalah tiba saatnya memuaskan hasrat untuk shopping. Namun bagi yang gemat berhemat, masuknya dana gajian, adalah tambahan bagi jumlah tabungan.

Pepatah bilang, hemat pangkal kaya, boros kemungkinan akan miskin. Pepatah itu rasanya berlaku sepanjang masa, dan memang harus diterapkan. Tapi, jangan hemat-hemat amat, yang jatuhnya bisa saja dinilai ‘pelit’. Namun yang diperlukan, adalah penggunaan dana yang sewajarnya. Bahkan perlu sebuah perencanaan matang. Ini penting, agar uang gaji tak habis dalam sekejap mata, atau bahkan ludes dalam hitungan hari. Lebih parahnya jerih payah sebulan, tandas dalam semalam. Jika seperti itu, pepatah boros pangkal ‘kekurangan’ bisa jadi akan berlaku.

Nah ini ada tips yang dilansir situs jobstreet.com, yang bisa dipertimbangkan dalam mengelola uang gaji anda. Tips ini, bermanfaat, agar gaji anda tak habis dalam ‘semalam’.

Tips mengelola uang gaji itu sendiri ditulis oleh Yugo Prabowo yang diposting di situs pencari kerja ternama, jobstreet.com. Dalam artikelnya si penulis mengatakan, mengelola uang itu bukan perkara mudah. Ya, memang tak mudah. Karena uang itu, bisa jadi ‘musibah’, bisa juga jadi ‘berkah’. Asal pandai mengelo, si pemegang uang tak akan jadi orang yang punya tradisi gali lobang tutup lobang. Jadi, memang menjadi tantangan tersendiri mengelola uang, begitu kata si penulis.

Maka, kata si penulis, hargailah jerih payah kerja sebulan. Jangan sampai habis dalam sebulan. Ia pun kemudian memberikan beberapa tips agar uang gaji tak tandas dalam sekejap. Tips – tips ini menurut si penulis dalam artikelnya berasal dari situs economictimes.com. Setengah berpromos, si penulis mengatakan, tips yang hendak diuraikannya itu layak ditiru. Tipsnya sendiri tentang bagaimana mengelola gaji dengan efektif. Seperti apakah, tips mengelola gaji dengan efektif.

Tips yang pertama, adalah punya anggaran. Katanya, sangat penting untuk membuat anggaran yang rapi. Kenapa mesti rapi terencana, agar pengeluaran tak terkendali. Seperti yang sering kita dengar, bayarlah kewajiban yang paling penting, mendesak dan tak membuat kita dikejar-kejar utang. Apa saja itu?

Bila punya tagihan kartu kredit, bayarlah itu segera. Jika punya cicilan motor, mobil, atau rumah, dahulukan itu untuk dilunasi. Nah, baru setelah itu sisihkan dana dari uang gaji untuk tabungan. Sisanya lagi, adalah dana untuk keperluan sehari-hari.

Bahkan dengan perencanaan yang baik, peluang untuk berinvestasi yang bisa menambah penghasilan bisa terbuka lebar. Sehingga, di masa berikutnya, tak selalu tergantung kepada gaji, tapi ada sumber dana di luar gaji rutin. Jika seperti itu, enakan?

Tips kedua, disarankan agar bukti slip gaji dikumpulkan. Manfaatnya adalah untuk membaca setiap kesalahan pada pengeluaran dan pemasukan atau pendapatan. Disarankan pula, jika memang diperlukan, baiknya gandeng ahli keuangan, agar pengelolaan dana anda rapi jali.

Tips ketiga, bayarlah dulu setiap tagihan rutin. Jika punya tagihan telepon, segera bayar. Jangan lupa, lunasi tagihan listrik. Kalau sekarang kan menggunakan pulsa, baiknya secepatnya isi pulsa listrik anda. Anda tentunya tak mau kembali hidup ke jaman batu, gelap – gelapan karena tagihan terlambat di bayar atau pulsa listrik lupa di isi.

Jadi jangan dahulukan dulu beli gadget, tas, baju atau sepatu baru. Jangan menyerah oleh syahwat gaya hidup. Prinsipnya, jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Nah, ini saran keempat terkait dengan diri sendiri. Bila semua kebutuhan wajib sudah dibereskan, baru pikirkan diri sendiri. Sisa dana setelah ditabung, bolehlah dipakai untuk kebutuhan yang sifatnya rekreaktif, entah itu untuk rekreasi atau relaksasi. Namun, sebelum itu penuhi dulu kebutuhan pribadi yang harus diganti dan memang selalu dipakai rutin, misalnya kebutuhan hidup untuk sebulan, odol, kosmetik dan lain-lain.

Tips yang kelima, mulailah memikirkan dana untuk investasi dan asuransi. Atau bisa juga memilih deposito yang ditarik sesuai persetujuan. Dengan begitu, anda sudah mulai berdisiplin dalam menabung.

Baca Juga : Tips Negosiasi Gaji Di Kantor Baru

Tips atau saran keenam, buatlah tabungan darurat. Menurut si penulis, tabungan darurat ini penting. Salah satu saran menarik si penulis di Jobstreet.com, menabunglah via celengan. Terserah mau pakai celengan bentuk apa, sesuai selera saja. Tapi, celengan tersebut, jangan hanya dalam hitungan minggu langsung dibongkar atau dipecahkan. Tunggu terisi hingga tiga bulan. Menurut si penulis, ini adalah salah satu cara sederhana dalam mengelola dana, selain melakukan investasi atau punya asuransi.