[Update] Korban Gempa Aceh Bertambah Menjadi 26 Orang Tewas

595

Korban Gempa Aceh

Lebahmaster.com – Gempa Bumi mengguncang Aceh, Piedie jaya Pagi ini, Rabu (7 Desember 2016) dengan kekuatan 6.4 Skala Richter benar-benar membuat panik warga, beberapa bangunan runtuh dan rusak parah.

Sebelumnya dikabarkan jumlah korban mencapai 18 orang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh.

Update terbaru jumlah korban akibat guncangan gempa bumi ini bertambah menjadi 26 Orang meninggal, tiga diantaranya Balita.

Ada 26 orang yang meninggal dunia. Jenis kelamin saya belum bisa pastikan, yang pasti tiga di antaranya balita,” kata Rudi ketika Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh.

Sementara jumlah korban luka juga semakin bertambah dan benar-benar, membutuhkan pertolongan medis.

meskipun gempa dilaporkan tidak berpotensi adanya tsunamai, namun guncangan fempa bumi kali ini benar- benar terasa di seluruh banda aceh dan membuat warga berhamburan.

Sebelumnya seperti laporan dari Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi di aceh terjadi pada pukul 05:03:36 WIB dengan kekuatan M=6.4 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 5.19 LU dan 96.36 BT, pada kedalaman 10 km.

Pihak Kementerian Sosial juga telah mengerahkan tim taruna siaga bencana (Tagana) ke lokasi yang dilanda gempa bumi di Aceh.

Kami telah mengerahkan Tagana untuk menyisir dan mengevakuasi korban meninggal maupun luka,” kata Direktur Penanggulangan Bencana Kementerian Sosial Adi Karyono dalam pernyataan tertulisnya, Rabu, 7 Desember 2016.

Gempa Di Aceh ini juga membuat Arus Listrik padam pada sebagian dareha seperti di Krueng Raya, dan di Kajhu.

Meksi gempa terasa cukup kuat, BMKG memastikaan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun sejumlah bangunan runtuh akibat guncangan gempa, Kerusakan terparah terjadi di deretan ruko-ruko dimana di salahsatu ruko seorang bocah berusia 10 tahun yang diketahui bernama Aliya selamat dan bisa keluar, namun kedua orang tuanya masih tertinggal di dalam reruntuhan ruko.

Data terbaru BNPB merilis bahwa korban meninggal yang sudah teridentifikasi berjumlah 52 orang.

Korban luka berat mencapai 72 orang dan korban luka ringan mencapai 200 orang. Tercatat, 10.000-an santri di sejumlah pondok pesantren turut terkena dampak.

Adapun sejumlah bangunan juga rusak akibat gempa itu. Menurut catatan BNPB, sebanyak 105 rumah dan toko roboh, 123 rumah penduduk roboh, 14 masjid roboh, Rumah Sakit Pidie rusak berat, dan 1 bangunan sekolah di Pidie juga rusak berat.

Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) maupun BPBD Pidie Jaya belum melansir nama-nama korban meninggal dunia.

Adapun pelaksana tugas Gubernur Aceh, Soedarmo, hari ini menetapkan musibah gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, itu berstatus darurat provinsi.

“Penetapan status darurat provinsi karena penanganannya harus segera dilakukan,” ujarnya.